Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Mantan Perdana Menteri Jepang Yasuhiro Nakasone Meninggal Dunia di Usia 101 Tahun

Salah satu politisi Jepang yang paling disegani, Yasuhiro Nakasone, meninggal dunia Jumat pagi di sebuah rumah sakit di Tokyo pada usia 101 tahun.

Mantan Perdana Menteri Jepang Yasuhiro Nakasone Meninggal Dunia di Usia 101 Tahun
Foto WSJ
Yasuhiro Nakasone mantan PM Jepang 

Dia memutuskan untuk tidak mengulangi ziarah setelah memicu kerusuhan di Cina.

Cara Nakasone yang blak-blakan terkadang menyebabkan masalah.

Pada tahun 1986 ia menyinggung orang kulit hitam, Puerto Rico dan Meksiko yang tinggal di Amerika Serikat dengan mengatakan mereka membawa tingkat kecerdasan rata-rata orang Amerika di bawah Jepang.

Nakasone melakukan reformasi dalam negeri secara agresif, memprivatisasi monopoli kereta api, tembakau, dan telekomunikasi milik pemerintah Jepang.

Baca: Rekaman CCTV Perampok Indonesia Pencekik Wanita di Bali Diberitakan di TV Jepang

Baca: Suku Ainu Diakui Dengan UU Baru Jepang, Dapat Subsidi Sedikitnya 660 Juta Yen

Namun, para kritikus mengatakan bahwa ia gagal menerapkan serangkaian proposal reformasi yang penting untuk membantu pertumbuhan ekonomi Jepang.

Dia juga kurang berhasil dalam mereformasi sistem pendidikan Jepang, berusaha baik untuk menanamkan moral dan disiplin tradisional sambil juga membina individu yang dapat bersaing secara global.

Nakasone memenangkan tahun kelima yang jarang di kantor setelah memimpin Partai Demokrat Liberal untuk kemenangan besar dalam pemilihan 1986.

Tetapi karirnya dibayangi oleh tautan ke skandal politik besar, penipuan saham-untuk-nikmat.

Baca: Bahaya! Mulai Bermunculan Perusahaan Perekrutan Jepang Ternyata Menipu Calon Pekerja

Baca: Polisi Tangkap Perampok WNA Asal Jepang yang Lompat dari Lantai 2 Apartement Liem Denpasar

Dia ke luar dari LDP pada tahun 1989 karena skandal itu, tetapi dua tahun kemudian disambut kembali sebagai penasihat senior.

Dia dipaksa untuk pensiun pada tahun 2003 ketika dia berusia 85 tahun bersama dengan negarawan senior lainnya oleh Perdana Menteri Junichiro Koizumi, yang ingin meremajakan citra LDP sebagai partai politisi tua yang terkurung.

Lahir di distrik berbukit Takasaki, di Perfektur Gunma, pada tanggal 27 Mei 1918, dari seorang pedagang kayu yang kaya, Nakasone lulus dari Universitas Tokyo sebelum memasuki Kementerian Dalam Negeri pada tahun 1941.

Dia bergabung dengan Departemen Kepolisian Tokyo setelah Jepang menyerah pada 1945.

Nakasone memiliki dua anak perempuan dan seorang putra politisi, Hirofumi.

Ikuti kami di
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas