Bintang K-Pop BTS kalah populer dibanding Pengsoo, penguin lancang yang dicintai warga Korea Selatan
Ia dimaksudkan sebagai karakter untuk anak-anak, tetapi malah mendapatkan popularitas besar di kalangan milenial.
Korea Selatan punya idola baru, seekor penguin tanpa jenis kelamin dengan suara garang, perilaku tak tahu malu, dan haus ketenaran.
Namanya Pengsoo, dan tak seperti maskot lainnya, ia jauh dari menggemaskan.
Pengsoo tak meminta orang-orang untuk bersorak. Ia sering memakai kacamata hitam, dan suaranya seperti pria paruh baya sekalipun umurnya 10 tahun.
- Cara orang Korea Selatan 'menghibur diri' dalam jam kerja yang panjang
- Seperti apa rasanya mengikuti kamp kecanduan internet di Korea Selatan?
- Angka kelahiran Korea Selatan diproyeksikan turun ke tingkat terendah
- BTS: Manajemen band K-pop minta maaf terkait topi Nazi
Sekalipun begitu, penguin raksasa yang awalnya ditujukan untuk anak-anak ini, kini mendapat penggemar di kalangan milenial yang merasa kepribadiannya menyegarkan.
Pengsoo yang tingginya 2,1 meter ini mendapat predikat "Tokoh Tahun Ini" di Korea Selatan - walau ia bukan manusia - melampaui sejumlah pesaing seperti megabintang K-pop BTS.
Tanpa jenis kelamin
Menurut pembuatnya, Education Broadcasting System (EBS), penguin berusia 10 tahun ini berasal dari Antartika, tapi datang ke Korea Selatan untuk menjadi bintang.
Tujuannya ke Korea Selatan adalah untuk meniru Pororo, karakter menggemaskan yang memakai kacamata renang yang dicintai anak-anak di seluruh negeri. Ia juga ingin menjadi lebih populer daripada bintang K-Pop BTS.
Pengsoo bukan perempuan maupun pria. Ia tanpa jenis kelamin. EBS, tempat Pengsoo bekerja sebagai peserta latih, menekankan sekali akan hal ini.
Produser EBS Lee Seulyena berkata kepada BBC News Korea bahwa karakter ini dibuat untuk menjadi sesosok yang "disukai oleh seluruh keluarga" dengan menargetkan anak-anak berusia 10 tahun.
"Saya ingin membuat karakter ini bersifat tiga dimensi," katanya. "Karakter yang menggemaskan dan enak dipeluk sebenarnya adalah harapan orang dewasa terhadap karakter anak-anak. Pada faktanya, anak-anak juga memiliki keinginan untuk mengekspresikan diri dengan lebih jujur."
- K-pop mendorong lonjakan kursus bahasa Korea
- Jonghyun 'Shinee,' superstar K-Pop meninggal mendadak
- Sulli: Perempuan yang memberontak terhadap dunia K-pop
Penguin raksasa ini menjadi populer di kalangan orang berusia 20-an dan 30-an. Gian Peng TV, Kanal YouTube EBS yang menampilkan Pengsoo, juga punya 1,2 juta pelanggan.
Pengsoo juga sosok yang populer sebagai tamu di acara bincang-bincang dan acara TV lainnya. Ia bahkan sempat bertemu dengan Menteri Luar Negeri Korea Selatan, Kang Kyung-wha.
Apa yang membuatnya menarik?
Menurut perusahaan di balik Pengsoo daya tariknya ada karena kemampuannya "untuk tak terikat hierarki atau pangkat" sambil tetap mempertahankan "kepolosan anak-anak".
Baca tanpa iklan