Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
BBC

Fosil pohon tertua di dunia ditemukan di New York

Fosil pohon, yang berusia 386 juta tahun, ditemukan di sebuah bekas tambang di New York.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Fosil pohon, yang berusia 386 juta tahun, ditemukan di sebuah bekas tambang di New York.

Para ilmuwan yakin hutan tempat pohon itu berasal begitu luas hingga membentang ke luar Pennsylvania.

Penemuan di Kairo, New York ini, diperkirakan dua atau tiga juta tahun lebih tua dari fosil hutan yang sebelumnya dianggap tertua di dunia, yakni hutan di Gilboa, juga di New York.

Temuan itu memberi informasi baru mengenai evolusi pohon.

Apa yang mereka temukan?

Lebih dari 10 tahun yang lalu, para ahli dari Universitas Cardiff, Inggris, Universitas Binghamton di AS dan Museum Negara Bagian New York mulai mempelajari situs di kaki Pegunungan Catskill di Lembah Hudson.

Sejak itu, mereka telah memetakan lebih dari 3.000 meter persegi hutan dan menyimpulkan bahwa hutan itu adalah rumah bagi setidaknya dua jenis pohon: Cladoxylopsids dan Archaeopteris.

Jenis pohon ketiga belum diidentifikasi.

Rekomendasi Untuk Anda

Palaeobotanist, Chris Berry dari Cardiff University adalah rekan penulisnya dalam jurnal Current Biology.

Archaeopteris
William Stein / Christopher Berry.

"Ini adalah tempat tertua di mana kamu bisa berkeliaran dan memetakan di mana pohon-pohon fosil berdiri di pertengahan era Devonian."

Para peneliti mengatakan mereka juga menemukan akar kayu yang sangat panjang yang mengubah cara tanaman dan tanah mengumpulkan air.

"Ini adalah hutan yang sangat kuno, yang ada sejak awal planet berubah menjadi hijau dan hutan menjadi bagian normal dari sistem Bumi," kata Dr Berry.

Peneliti mengatakan hutan pernah musnah karena banjir.

Para peneliti itu menemukan fosil ikan di permukaan tambang.

Bagaimana ini membantu kita memahami masa lalu planet?

Penelitian ini menunjukkan waktu yang menandai transisi, dari planet tanpa hutan dan ke yang sebagian besar tertutup pohon.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 1/2
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas