Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

VIRAL Pasutri Diduga Telantarkan 2 Anak di Bandara, Geger hingga Kabar Terpapar Gejala Virus Corona

Viral Pasutri Diduga Telantarkan 2 Anak di Bandara, Geger hingga Kabar Gejala Virus Corona Menyebar

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: bunga pradipta p
zoom-in VIRAL Pasutri Diduga Telantarkan 2 Anak di Bandara, Geger hingga Kabar Terpapar Gejala Virus Corona
zxp/Weibo/mothership.sg
Buat geger bandara dua anak diduga ditinggal orang tua naik pesawat 

Sementara menurut ET Today, warganet tak percaya dengan cerita tersebut dan memastikan kabar yang beredar.

Akhirnya, diverifikasi oleh pengguna Weibo lainnya, penerbangan berlangsung pada 22 Januari malam dan tertunda hampir tiga jam karena keributan di bandara, termasuk oleh kedua orang tua di atas.

Warganet juga mengeluh atas penundaan penerbangan itu disebabkan masalah dua anak yang mendaoat larangan.

Tidak jelas apakah pesawat akhirnya lepas landas lalu anak-anak ditinggalkan oleh orang tua.

Update jumlah korban virus corona: lebih dari 800 kasus terinfeksi, 25 orang meninggal dunia

Pemerintah China melalui Komisi Nasional Kesehatan mengumumkan, 25 orang meninggal karena wabah virus corona.

Tiga kota di "Negeri Panda" telah ditutup sebagai buntut upaya pencegahan otoritas atas virus dengan kode 2019-nCov tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

Dilansir Sky News, Jumat (24/1/2020), selain 25 orang tewas, sejauh ini China mencatat lebih dari 800 kasus virus Corona.

Seorang pria berusia 80 tahun di Provinsi Hebei menjadikannya korban pertama di luar Provinsi Hubei yang meninggal.

Meski begitu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, mereka masih belum menganggapnya sebagai keadaan darurat dunia.

"Tolong jangan salah, ini sudah darurat di China. Namun, terlalu dini jika diumumkan dalam skala global," ucap Direktur Jenderal WHO, Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Dia menjelaskan, Komisi Darurat WHO terbelah apakah sudah saatnya mengumumkan virus corona tersebut sebagai keadaan darurat.

Ghebreyesus menyatakan, Pemerintah China sudah melakukan berbagai langkah pencegahan untuk menekan penyebaran virus Wuhan.

Salah satunya adalah menutup tiga kota, termasuk Wuhan yang menjadi asal muasal virus itu, yang jika ditotal populasinya mencapai 18 juta.

Di Wuhan, selain layanan transportasi publik dan bandara ditutup, pemerintah juga memerintahkan agar warga mengenakan masker.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas