Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Diserang Wabah Virus Corona, Wuhan Jadi Sepi Mencekam Seperti Kota Mati

Sejak virus corona mewabah, kini Kota Wuhan di China bagai kota mati. Kota itu tampak sepi. Orang-orang memilih berada di rumah

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Diserang Wabah Virus Corona, Wuhan Jadi Sepi Mencekam Seperti Kota Mati
Twitter @ChinaFile
Situasi jalanan Jinyinhui di Kota Wuhan tampak sepi. Tak terlihat transportasi umum melintas. 

Cerita Warga Wuhan: Situasi Mencekam Bagai Kota Mati Tak Ada Orang Bicara

TRIBUNJOGJA.COM -  Sejak virus corona mewabah, kini Kota Wuhan di China bagai kota mati.

Kota itu tampak sepi. Orang-orang memilih berada di rumah untuk mencegah penularan virus corona.

Wuhan menjadi asal mula virus ini ditemukan. Tepatnya di pasar tradisional Huanan. Dilansir BBC (24/01/2020), penduduk setempat tidak dapat pergi setelah pemerintah memberlakukan pembatasan pergerakan mereka.
Pasar Seafood Huanan
Pasar Seafood Huanan (Twitter Muyi Xiao)

Warga asli Wuhan, Feng (25), pulang kampung dari Beijing ke Wuhan pada hari Rabu (22/01/2020).

Dia pulang sehari sebelum pemerintah menutup kota tersebut. Dia pulang untuk bertemu keluarganya dan berniat merayakan tahun baru Imlek.

Feng menaiki kereta berkecepatan tinggi. Saat itu suasana terasa sangat menyeramkan.

Biasanya Festival Musim Semi adalah migrasi manusia tahunan terbesar di dunia. Akan tetapi saat itu stasiun kosong.

Rekomendasi Untuk Anda

"Ketika kami tiba di Wuhan, 90 persen penumpang mengenakan masker. Tidak ada yang berbicara dan itu cukup mengerikan," katanya pada BBC.

Situasi kota Wuhan
Situasi kota Wuhan (Hector Retamal/Agence France-Press- Getty Images via nytimes.com)

Seorang pengacara, Weijiang, pergi ke Wuhan untuk mengunjungi anggota keluarganya di rumah sakit.

Kota terbatas

Dia mengatakan kehidupan di kota itu terbatas.

Setelah transportasi dihentikan, jalanan terasa kosong.

Tetapi sebagian besar toko masih buka untuk bisnis.

Lebih banyak orang menggunakan masker operasi daripada masker biasa.

Ada juga seorang pelajar Tionghoa dari Wuhan, yang enggan disebutkan namanya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas