Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Virus Corona Merebak, 81 Orang Tewas, Irak Evakuasi Pelajar yang Masih Berada di Wuhan

Terkait menyebarnya virus corona, pemerintah Irak mengevakuasi para pelajar dari negaranya yang masih berada di Wuhan.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Widyadewi Metta Adya Irani
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
zoom-in Virus Corona Merebak, 81 Orang Tewas, Irak Evakuasi Pelajar yang Masih Berada di Wuhan
Tangkapan Layar South China Morning Post
Virus corona terbaru yang berasal dari Kota Wuhan, China, baru-baru ini sedang menghebohkan beberapa negara di Asia. 

TRIBUNNEWS.COM - Jumlah pasien yang terinfeksi virus corona semakin bertambah.

Hingga Senin (27/1/2020) malam, China's National Health Commission (NHC) melaporkan sebanyak 81 orang meninggal akibat terjangkit virus mematikan ini.

Sementara itu, 2.880 orang dinyatakan terinfeksi virus corona.

Virus corona pun menjadi perhatian publik di seluruh belahan dunia.

Atas merebaknya virus mematikan ini, pemerintah Irak mengevakuasi para pelajar dari negaranya yang masih berada di Wuhan.

Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Irak Ahmed Al-Sahaf, Senin (27/1/2020).

Dilansir Aljazeera, para pejabat kedutaan Irak di China bekerja sama dengan pihak berwenang di China untuk menyediakan layanan dan mengevakuasi siswa Irak dari Wuhan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Semua orang sedang menunggu persetujuan bagi Irak untuk meninggalkan kota itu," kata Ahmed al-Sahaf dalam siaran pers.

Dia menambahkan, hingga kini kedutaan Irak belum mencatat adanya siswa Irak yang terjangkit virus corona.

Jokowi Minta Masyarakat Tetap Waspada

Sementara di Tanah Air, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menanggapi merebaknya virus corona yang berpusat di Wuhan, China.

Presiden meminta masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati.

Jokowi pun memastikan, seluruh bandara di Indonesia telah melakukan pengawasan untuk mencegah masuknya virus corona di Indonesia.

Presiden Jokowi
Presiden Jokowi (Instagram/jokowi)

"Yang paling penting kita waspada, hati-hati," kata Jokowi dalam wawancaranya yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Senin (27/1/2020).

"Karena pengawasan, saya kira di semua bandara kita terutama yang berhubungan dengan flight dari dan ke Tiongkok sudah kita lakukan, tetapi ini, sekali lagi ini bukan sesuatu yang mudah karena pada masa inkubasi itu panas kadang-kadang tidak bisa terdeteksi dengan scanner yang kita miliki," sambungnya.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas