Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pasien Meninggal Akibat Virus Corona Bertambah Menjadi 170 Orang, Lebih dari 7.000 Orang Terinfeksi

Berikut kabar terbaru korban virus Corona. Pasien meninggal akibat virus Corona bertambah menjadi 170 orang. Sementara itu, lebih dari 7.000 orang ter

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Citra Agusta Putri Anastasia
Editor: Miftah
zoom-in Pasien Meninggal Akibat Virus Corona Bertambah Menjadi 170 Orang, Lebih dari 7.000 Orang Terinfeksi
Xinhua/Xiong Qi
Berikut kabar terbaru korban virus Corona. Pasien meninggal akibat virus Corona bertambah menjadi 170 orang. Sementara itu, lebih dari 7.000 orang terinfeksi. 

TRIBUNNEWS.COM - National health Comission (NHC) memberikan laporan terbaru terkait korban virus Corona, Kamis (30/01/2020) dini hari.

Dilansir CNN, pasien meninggal akibat virus Corona di daratan China telah mencapai 170 orang.

Dari 170 orang tersebut, setidaknya 162 korban tewas berada di provinsi Hubei, China.

Hubei disebut sebagai pusat penyebaran virus Corona.

Hitungan kasus di provinsi ini telah meningkat sebanyak 1.032 orang.

Dalam satu hari, 37 orang tewas.

Pertambahan tersebut membuat jumlah pasien terinfeksi virus Corona menjadi lebih dari 7.000 orang.

Rekomendasi Untuk Anda

Sehari sebelumnya, laporan NHC menyatakan korban meninggal di daratan China mencapai 132 orang, pada Rabu (29/01/2020).

Sementara itu, sebanyak 5.974 orang dikonfirmasi telah terinfeksi.

RS Corona di China Telah Buka, Hanya Perlu 2 Hari Ubah Bangunan Kosong jadi Pusat Medis

Setelah melalui proses pembangunan yang terbilang singkat, rumah sakit coronavirus pertama di China telah dibuka pada Selasa (29/1/2020), di sebuah kota dekat Wuhan.

Pembukaan tersebut setelah para pekerja dan sukarelawan menghabiskan dua hari mengubah bangunan kosong menjadi pusat medis dengan fasilitas 1.000 tempat tidur.

Dilansir Daily Mail, awalnya ribuan pekerja dan ratusan alat berat dikerahkan untuk membangun rumah sakit darurat seluas 25.000 meter persegi tersebut. 

Dikerjakan dalam waktu 10 hari, dan rumah sakit ini ditargetkan akan siap beroperasi pada 3 Februari mendatang.

Proyek ini selesai dalam waktu 48 jam berkat upaya bersama staf dari perusahaan konstruksi, perusahaan utilitas dan petugas polisi paramiliter, kata otoritas kota.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas