Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pemulangan WNI Eks ISIS

Jokowi Perlu Ratas, PKS Heran: Pulangkan Saja, 50 WNI Eks ISIS Sudah Pernah Dipulangkan Tahun 2016

Politisi PKS dan DPR Nasir Djamil heran Jokowi tak langsung tentukan sikap, sebut Indonesia pernah pulangkan WNI eks ISIS di tahun 2016.

Jokowi Perlu Ratas, PKS Heran: Pulangkan Saja, 50 WNI Eks ISIS Sudah Pernah Dipulangkan Tahun 2016
YouTube KOMPASTV
Politisi PKS Nasir Djamil merasa heran mengapa pemulangan WNI eks ISIS kini diributkan dan menimbulkan pro kontra. Pasalnya, menurut Nasir, Indonesia sudah pernah memulangkan 50 WNI eks ISIS di tahun 2016 sehingga 600 WNI eks ISIS saat ini harusnya dipulangkan saja. 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara pribadi sudah menyatakan menolak pemulangan Warga Negara Indonesia mantan anggota ISIS.

Meski demikian, Jokowi mengaku masih membutuhkan rapat terbatas (ratas) guna memutuskan pemulangan itu.

Politisi PKS Nasir Djamil pun merasa heran mengapa pemulangan WNI eks ISIS kini diributkan dan menimbulkan pro kontra.

Pasalnya, menurut Nasir, Indonesia sudah pernah memulangkan 50 WNI eks ISIS di tahun 2016 sehingga 600 WNI eks ISIS saat ini harusnya dipulangkan saja.

Dilansir Tribunnews.com, Nasir mengungkapkan hal itu dalam SATU MEJA THE FORUM unggahan YouTube KOMPASTV, Kamis (6/2/2020).

Nasir menyebut sikap internal pemerintah yang pro dan kontra sebagai hal aneh dan seolah tak punya sikap.

Terlebih saat Jokowi pribadi sudah tidak setuju namun masih membutuhkan ratas.

"Sebenarnya agak aneh juga kalau kemudian di pemerintah seperti tidak punya sikap," ujar Nasir.

"Artinya tadi presiden mengatakan sebagai pribadi 'Saya tidak (setuju pemulangan), tapi tunggu ratas'," sambungnya.

Sebagai anggota DPR, Nasir mengungkap cerita tahun 2016 di mana WNI eks ISIS pernah dipulangkan.

Halaman
1234
Penulis: Ifa Nabila
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas