Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Keluhan China Soal Negara yang Berlebihan Tanggapi Virus Corona, Siapa?

Pemerintah China melalui Menteri Luar Negeri Wang Yi, mengeluh terkait adanya negara yang bereaksi berlebihan terhadap virus corona.

Keluhan China Soal Negara yang Berlebihan Tanggapi Virus Corona, Siapa?
Noel Celis/AFP
Penumpang kereta bawah tanah di Shanghai mengenakan masker pada hari pertama kerja, Senin (10/2/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah China mengeluhkan ada negara yang bereaksi berlebihan terhadap wabah virus corona yang sudah membunuh lebih dari 1.600 orang.

Menteri Luar Negeri Wang Yi membela cara negaranya dalam menangani virus, seraya mengakui bahwa wabah tersebut adalah "tantangan hebat".

Diwawancarai Reuters, Wang menuturkan pengendalian wabah itu sudah tertangani, dan menyebut baik China maupun dunia menghadapi tantangan akibat virus corona.

"Kami telah menerapkan upaya pencegahan dan kontrol sangat lengkap, sangat komprehensif, hingga saya yakin tak ada negara lain yang bisa melakukan seperti kami," klaim Wang.

Baca: Ahli Australia Ungkap Alasan Ini yang Memungkinkan Indonesia Tak Dapat Deteksi Virus Corona

Baca: WHO Puji Indonesia Menangani Ancaman Wabah Virus Corona, 238 WNI Dipastikan Sehat Pasca Observasi

Wang Yi yang juga menjabat sebagai Penasihat Negara China menuturkan, para pemimpin negara lain bakal melihat wabah ini adalah tantangan yang sangat serius.

Namun seperti dilansir Daily Mirror Sabtu (15/2/2020), Wang mengatakan bahwa Beijing bisa melakukannya seraya mengungkapkan keluhan.

Menteri berusia 66 tahun itu menjelaskan, sejumlah negara ada yang sudah menerapkan langkah karantina untuk mencegah infeksi Covid-19, nama resmi virus corona.

"Tetapi, ada juga sejumlah negara yang bereaksi berlebihan, sehingga memunculkan kepanikan yang tidak perlu," papar Wang Yi.

Baca: Disneyland Hong Kong Pinjamkan Lahan Seluas 60 Hektar untuk Fasilitas Karantina Pasien Corona

Baca: Kenaikan Harga Masker di Indonesia karena Virus Corona Disorot Media Asing Lebih Mahal Dari Emas

Dia memang tidak menyebut negara mana yang dimaksud.

Namun pada awal Januari, AS mengumumkan keadaan darurat sejak patogen itu merebak.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Whiesa Daniswara
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas