Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Korban Meninggal Akibat Virus Corona Bertambah Jadi 1.665 Orang di China

Jumlah korban meninggal dunia akibat virus Corona (COVID-19) bertambah menjadi 1.665 orang di China per Minggu (16/2/2020).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Korban Meninggal Akibat Virus Corona Bertambah Jadi 1.665 Orang di China
thewuhanvirus.com
UPDATE Pasien Virus Corona per Sabtu, 15 Februari 2020: 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, BEIJING - Jumlah korban meninggal dunia akibat virus Corona (COVID-19) bertambah menjadi 1.665 orang di China per Minggu (16/2/2020).

Jumlah ini bertambah setelah 142 orang meninggal karena virus ini.

Selain itu lebih dari 68.000 orang sekarang telah terinfeksi COVID-19.

Baca: Rio Motret Beri Klarifikasi Soal Komentar Duduk Syahrini yang Diduga Sindir Luna Maya

Komisi kesehatan Provinsi Hubei melaporkan terdapat 139 kematian baru di wilayah itu.

Di tempat berbeda, Organisasi kesehatan dunia atau WHO menargetkan vaksin corona tersedia dalam 18 bulan.

Baca: Peringatan Dini BMKG: Waspada Hujan Lebat Disertai Angin Kencang & Petir Besok, Senin 17 Februari

Hal itu disampaikan Direktur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus pada sesi konferensi pers di Jenewa, Swiss, pada Selasa (11/2).

Rekomendasi Untuk Anda

Tedros menambahkan, untuk bisa menemukan virus bernama resmi Covid-19 itu memerlukan pengembangan penelitian yang cukup memakan waktu.

Baca: Abash Akui Ada Komentar Netizen yang Buat Lucinta Luna Marah: Tapi Banyak yang Diketawain Dia

Saat ini lebih dari 400 peneliti dari seluruh dunia berusaha menemukan vaksin.

"Vaksin pertama untuk Coronavirus ditargetkan tersedia dalam 18 bulan, namun kita tetap maksimal dalam penanganan dan pencegahan wabah. Para ilmuwan, perusahaan swasta dan pemerintah di seluruh dunia berlomba untuk mengembangkan vaksin untuk melawan virus corona baru," ungkapnya pada Rabu (12/2/2020).

 Kasus Kematian Pertama di Luar China Terjadi di Filipina

Diketahui, kasus kematian pertama di luar China terjadi di Filipina.

Seorang pria asal China berusia 44 tahun, meninggal dunia di rumah sakit pemerintahan di Manila pada Minggu kemarin (2/2/2020).

Penyebaran virus corona juga telah dikonfirmasi di lebih dari 15 negara, dengan jumlah 148 kasus positif terinfeksi.

Negara-negara tersebut adalah Amerika Serikat, Australia, Filipina, Finlandia, India, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kambodja, Kanada, Korea Selatan, Malaysia, dan Nepal.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas