Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Naik Lagi, Kini 1.868 Orang Tewas Akibat Virus Corona di China

Otoritas kesehatan Provinsi Hubei, melaporkan 93 orang meninggal, termasuk 72 orang di ibukota Provinsi Wuhan.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Naik Lagi, Kini 1.868 Orang Tewas Akibat Virus Corona di China
Daily Star
Rebutan cairan disinfektan pencegah virus corona berujung penusukan seorang nenek dan bocah 

TRIBUNNEWS.COM, WUHAN - Korban meninggal dunia akibat virus corona (COVID-19) meningkat menjadi 1.868 orang di daratan China, per Selasa (18/2/2020).

Angka ini naik 98 orang dari hari sebelumnya, demikian Komisi Kesehatan Nasional mengatakan pada hari Selasa (18/2/2020).

Otoritas kesehatan Provinsi Hubei, melaporkan 93 orang meninggal, termasuk 72 orang di ibukota Provinsi Wuhan.

Di seluruh daratan China, ada 1.886 kasus baru dikonfirmasi, sehingga totalnya menjadi 72.436 kasus infeksi virus corona.

Baca: Gagal Diselundupkan ke Australia, 6 WNA China Belum Dideportasi Karena Terkendala Virus Corona

Dalam update harian, Komisi kesehatan provinsi Hubei juga melaporkan 1.807 kasus baru.

Pada hari sebelumnya tercatat korban tewas akibat virus corona (COVID-19) mencapai 1.770 orang.

Lebih dari 70.500 orang telah terinfeksi virus ini di China.

Rekomendasi Untuk Anda

COVID-19, pertama kali muncul pada bulan Desember lalu di provinsi Hubei, sebelum menyebar di seluruh negeri dan 29 negara.

Otoritas Kesehatan China juga telah menempatkan sekitar 56.000.000 orang di Hubei dan Wuhan dalam karantina.

Baca: Terpapar Virus Corona, Kapal Pesiar MS Westerdam 2 Minggu Terombang-ambing di Laut, Ditolak 5 Negara

Namun berdasarkan data otoritas China, virus ini telah menurun selama 13 hari terakhir, jika dibanding sebelumnya.

"Otoritas lokal di tempat lain di China telah memperkenalkan tindakan untuk mencoba dan menghentikan penyebaran virus, termasuk aturan di Beijing mengharuskan pendatang ke ibukota untuk karantina selama 14 hari," menurut media resmi China.

Di luar daratan China, para pejabat Taipei melaporkan kematian pertama dari virus corona pada Minggu (16/2/2020).

Korban meninggal dunia pertama itu adalah seorang pria 61 tahun dari pusat Kota Taiwan.

Dia adalah orang kelima di luar daratan China meninggal dunia akibat virus terseut, setelah sebelumnya di Filipina, Hong Kong, Jepang dan Perancis.

Baca: Klaim Munculnya Virus Corona atau Covid-19 Sudah Prediksi Lewat Sebuah Buku, Benarkah?

Masih terkait virus corona di luar China, terdapat di sebuah kapal pesiar Diamond Princess yang dikarantina di luar Jepang dengan ratusan orang terinfeksi.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas