Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dinding Rumah Kecil Ini Berlapis Uang Berton-ton Hasil Korupsi: Ada Ratusan Barang Antik dan Mahal

Hal yang paling mengejutkan adalah dinding kamarnya berlapiskan uang berton-ton, tersusun di dinding dan kasurnya untuk membuatnya tidur nyenyak.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Dinding Rumah Kecil Ini Berlapis Uang Berton-ton Hasil Korupsi: Ada Ratusan Barang Antik dan Mahal
Eva.vn
Dinding rumah berlapis uang. 

Afif Khoirul M/IntisariOnline

TRIBUNNEWS.COM - Ini adalah sebuah kisah seorang koruptor yang serakah dan akan membuat siapapun terbelalak atas harta hasil korupsinya.

Menurut sebuah laporan pada 2019 silam, Pengadilan Rakyat Distrik Xinhai Kota Tianjing China memberi putusan akhir tentang kasus korupsi.

Kasus itu menjerat sejumlah pejabat besar, dan satu nama dalam kejahatan itu adalah seorang pejabat bernama Chen Yuhui.

Investigasi yang dilakukan pada April 2019 telah menjelar setidaknya 17 pejabat lainnya.

Chen Yuhui sendiri satu diantara 17 nama itu, dia sebelumnya adalah mantan sekretaris Komite Kerja Distrik Camp, Shang, Xinhai.

Sebagai koruptor kelas kakap dan penerima suap dia memiliki uang hingga 317 juta Yuan atau sekitar Rp622 miliar.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut agen investigasi Chen mengambil keuntungan dengan memanfaatkan jabatan dan wewenangnya untuk melindungi seorang gangster bernama Liu.

Chen menerima tawaran yang kini menghancurkan pekerjaanya yaitu mentoleransi geng dan pengunaan bahan peledak ilegal.

Chen Yuhui pejabat korup.
Eva.vn
Chen Yuhui.

Chen juga menggunakan dana publik untuk membangun perusahaannya sendiri dan menerima suap dari sana sini.

Dari 2006 Chen Yuhui sudah menerima suap sekitar 5,73 juta Yuan (Rp11 miliar) berasal dari gangster Liu.

Dia melindungi Liu dan orang-orangnya sehingga membuatnya bisa berkuasa, dan tak takut dengan pejabat dan pemerintah.

Liu menebarkan ketakutan dengan wewenang dari Chen, mengamuk di mana-mana, dan memaksa orang-orang tunduk kepadanya.

Sebagai imbalan atas bantuan Chen, Liu juga sering memberinya banyak hadiah seperti minuman langka, barang antik, lukisan, dan perhiasan.

Namun, sejak 2016 dia memutuskan hubungan dengan Chen, karena merasa bahwa dia terlalu serakah dan bejat sehingga cepat atau lambat bisa menyebabkan masalah.

Sumber: Intisari
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas