Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pulang dari Bali, WN Jepang Malah Terkena Virus Corona, Dinkes: Kami Kesulitan Lacak

Kepala Dinas Kesehatan Bali, Ketut Suarjaya menyebut sudah mengantongi identitas turis asal Jepang itu.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Ifa Nabila
zoom-in Pulang dari Bali, WN Jepang Malah Terkena Virus Corona, Dinkes: Kami Kesulitan Lacak
AFP/STR
Ilustrasi virus corona. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang warga negara Jepang terinfeksi virus corona setelah berkunjung ke Bali.

Sebagai tindakan antisipasi penyebaran, Dinas Kesehatan Provisi Bali melacak lokasi mana saja yang dikunjungi WN Jepang itu selama di Bali.

Kepala Dinas Kesehatan Bali, Ketut Suarjaya menyebut sudah mengantongi identitas turis asal Jepang itu.

"Kita antisipasinya dengan mencari tahu tempat menginap, dengan siapa saja kontaknya. Ada apa ngga yang terpapar," kata Suarjaya ketika dihubungi, Senin (24/2/2020).

Dinas Kesehatan kesulitan melacak tempat menginap turis asal Jepang tersebut selama di Bali.

Karena, data yang diterima sangat sedikit.

Baca: RI akan Negosiasi dengan Jepang untuk Evakuasi 74 WNI di Kapal Diamond Princess

"Kami minim data dan informasi. Hanya nama saja. Jadi kami kesulitan di mana dia menginap. Kita terus cari tahu di mana dia menginap," jelasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Seperti diberitakan sebelumnya, pria berusia 60 tahun asal Jepang yang bekerja sebagai staf fasilitas perawatan lansia dinyatakan positif terinfeksi virus corona pada Minggu (23/2/2020).

Pria ini sempat mengunjungi institusi kesehatan di Jepang setelah mengalami gejala serupa flu pada 12 Februari 2020.

Setelah diperiksa, ia diizinkan pulang karena didiagnosa bebas dari penumonia.

Pria itu kembali bekerja pada 13 dan 14 Februari 2020.

Pada 15 Februari, pria itu berkunjung ke Indonesia bersama keluarganya.

Ia menghabiskan liburan di Bali.

Pria itu berada di Bali hingga 19 Februari 2020.

Setelah kembali dari liburan, ia menjalani aktivitas seperti biasa di Jepang.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas