Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Warga Amerika Diminta Bersiap Hadapi Kemungkinan Terburuk Soal Wabah Virus Corona

Pejabat Amerika Serikat (AS) menerangkan, negaranya harus bersiap dengan penyebaran virus corona yang menurutnya "tak terhindarkan".

Warga Amerika Diminta Bersiap Hadapi Kemungkinan Terburuk Soal Wabah Virus Corona
AFP/STR
Foto ilustrasi - Seorang paramedis laboratorium menguji sampel virus di Laboratorium Hengyang, Provinsi Henan pusat Kota Cina. Rabu (19/02/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON DC - Seorang pejabat kesehatan Amerika Serikat (AS) menerangkan, negaranya harus bersiap dengan penyebaran virus corona yang menurutnya "tak terhindarkan".

Saat ini, terdapat 53 kasus yang terkonfirmasi, di mana otoritas terkait menyerukan kepada Kongres agar segera menyerahkan dana besar guna melakukan pencegahan.

Presiden Donald Trump menuturkan bahwa virus corona sudah "tertangani dengan baik".

Meski begitu, ketakutan akan virus itu membuat pasar saham turun dua hari beruntun.

Lebih dari 2.700 orang meninggal dan 80.000 lainnya terinfeksi penyakit dengan nama resmi Covid-19 itu, di mana sebagian besar korbannya berasal dari China.

Baca: Draf RUU Ibu Kota Negara Rampung, Diserahkan ke DPR Usai Reses

Baca: Update CPNS 2019: Sudah 2.803.874 Peserta Ikuti SKD, 43.70% dari Formasi Umum Lulus Passing Grade

Baca: Satu Orang Positif Virus Corona, 1.000 Tamu Hotel di Pulau Tenerife Langsung Dikarantina

Di luar China, Italia, Korea Selatan, dan Iran melaporkan kasus infeksi maupun korban meninggal virus yang tercatat pertama kali di Wuhan itu.

Dilansir BBC Selasa (25/2/2020), Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS memperingatkan akan potensi menyebarnya virus itu.

"Kami meminta publik Amerika untuk bersiap terhadap segala kemungkinan jika situasinya buruk," ujar Dr Nancy Messonnier dari Pusat Nasional Imunisasi dan Penyakit Pernapasan.

Dalam konferensi pers, Messonnier mengatakan kini pertanyaannya bukanlah apakah virus itu bisa menjangkiti AS. Namun kapankah penyebarannya datang.

"Gangguan terhadap kehidupan sehari-hari mungkin akan bertambah parah." Demikian keterangan Dr Messonnier kepada awak media.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas