Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Penjelasan Menlu Retno Marsudi soal 2 ABK Diamond Princess Tetap Tinggal di Jepang

Menteri luar negeri Republik Indonesia (Menlu RI), Retno Marsudi menerangkan ada dua warga negara yang memang memilih untuk tinggal

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Penjelasan Menlu Retno Marsudi soal 2 ABK Diamond Princess Tetap Tinggal di Jepang
Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi
Menko PMK Muhadjir Effendi bersama sejumlah menteri dan Kepala BNPB terkait pemulangan WNI di kapal pesiar Diamond Princess 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah akan menjemput 68 warga negara Indonesia (WNI) yang merupakan anak buah kapal (ABK)Kapal Pesiar Diamond Princess yang berlabuh dan diobservasi di Yokohama, Jepang akibat penyebaran virus corona.

Menteri luar negeri Republik Indonesia (Menlu RI), Retno Marsudi menerangkan ada dua warga negara yang memang memilih untuk tinggal.

Baca: Virus Corona Menyebar hingga 48 Negara, Arab Saudi Stop Sementara Jamaah Umrah Asal Indonesia

Dari Total 78 WNI yang sejak awal ada di kapal Pesiar Diamond Princess, sembilan WNI dinyatakan positif terjangkit virus corona.

Akan tetapi, dari sembilan kasus tersebut, satu sudah dinyatakan negatif dan diperbolehkan untuk ikut dalam rombongan evakuasi, sehingga total yang akan dievakuasi oleh pemerintah berjumlah 68 orang.

"Jadi yang positif tinggal 8, 78 dikurangi 8 adalah 70. Tapi berdasarkan informasi dari perusahaan ada dua warga negara yang memang memilih untuk tinggal," ujar Menlu di Kemenko PMK, Kamis (27/2/2020).

Hal tersebut dipertegas dengan pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy.

Baca: Antisipasi Wabah Corona, Kota Shenzen China Larang Konsumsi Kucing dan Anjing

Rekomendasi Untuk Anda

"Oleh karena itu kalimat sampai saat ini menjadi sangat penting sekali jumlah yang akan dievakuasi seperti yang disampaikan oleh Pak Menko adalah 68," ujar Retno.

Menlu mengatakan evakuasi ini bersifat sukarela, sehingga pemerintah tidak bisa memaksa jika ada WNI yang memutuskan untuk tinggal.

Dipulangkan naik pesawat

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan pemulangan dilakukan menggunakan pesawat.

Baca: Korban Virus Corona di Kapal Pesiar Diamond Princess Jepang Tanggung Jawab Siapa?

"Pemerintah akan mengevaluasi warga negara Indonesia anak buah kapal Diamond Princess yang bersandar di Yokohama yang untuk sementara jumlahnya 68 orang dengan pesawat," ujar Muhadjir di Kantor Kemenko PMK, Jln Medan Merdeka Barat, Kamis (27/2/2020).

Muhadjir mengatakan, evakuasi dilakukan setelah pemerintah Indonesia berkoordinasi dengan pihak Jepang.

68 WNI tersebut akan diobservasi terlebih di Pulau Sebaru Kecil, Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Meski begitu, Muhadjir tidak menjelaskan waktu evakuasi tersebut.

"Mereka juga akan tetap diperiksa kembali setelah mereka berada di Indonesia. Jadi masih akan tetap menjalani pemeriksaan PCR kemudian informasinya akan lebih lanjut nanti akan dibahas lebih detail," ucap Muhadjir.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas