Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Inilah 6 Mitos Virus Corona yang Harus Diketahui, Intip Apa Saja

Virus corona atau Covid-19 telah menjangkiti di 65 negara dunia. Seiring meluasnya wabah, banyak timbul mitos terkait virus asal Wuhan, China ini.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Daryono
zoom-in Inilah 6 Mitos Virus Corona yang Harus Diketahui, Intip Apa Saja
SCMP
Warga Hong Kong mengenakan masker di luar rumah karena kekhawatiran penyebaran virus corona. 

TRIBUNNEWS.COM - Virus corona atau Covid-19  telah menjangkiti di 65 negara dunia.

Wabah mematikan ini, diyakini berasal dari pasar hewan di Wuhan, Provinsi Hubei, China.

Organisasi Kesehatan Internasional (WHO) baru-baru ini memberi peringatan, bahwa semua negara bisa terkena virus mematikan ini.

Seiring meluasnya wabah, banyak timbul mitos terkait virus asal Wuhan, China ini.

Berikut enam mitos Covid-19 beserta penjelasannya menurut Guardian.

1. Tidak Lebih Berbahaya dari Flu Musim Dingin

Banyak orang yang terjangkit virus corona, terlihat tidak lebih buruk dari flu musim dingin.

Rekomendasi Untuk Anda

Akan tetapi, profil virus ini dan tingkat kematiannya terlihat lebih serius.

Baca: Awas Hoaks Virus Corona, Menkominfo Bakal Proses Hukum Penyebar Hoaks: Indonesia Steril

Saat virus ini mulai mewabah, tingkat kematian akan nampak lebih tinggi bila banyak kasus ringan tidak teridentifikasi.

Tapi minggu ini, seorang pakar dari WHO, Bruce Aylward, mengklaim bahwa hal tersebut tidak terjadi pada kasus Covid-19.

Bruce Aylward, adalah ketua misi internasional yang bertujuan untuk meneliti virus corona dan respon China menghadapi hal ini.

Dia mengatakan, bahwa apa yang diduga selama ini tentang kasus yang hanya terlihat permukaannya saja ternyata tidak terbukti.

Jika diuji lebih lanjut, bisa berati tingkat kematian satu persen itu benar adanya.

Fakta inilah, yang membuat Covid-19 sepuluh kali lebih mematikan dari flu musiman.

Dimana flu musiman ini, diperkirakan membunuh 290.000 sampai 650.000 orang per tahun secara global.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas