Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pemimpin Gereja di Korea Selatan Bersimpuh dan Minta Maaf atas Penyebaran Virus Corona

Kepala Gereja di Gereja Shincheonji Yesus, Lee Man-hee berlutut sambil menunduk di hadapan awak media. Sekitar 60 persen kasus adalah anggota gerejany

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Ifa Nabila
zoom-in Pemimpin Gereja di Korea Selatan Bersimpuh dan Minta Maaf atas Penyebaran Virus Corona
AFP News Agency Youtube
Pemimpin Gereja di Korea Selatan Bersimpuh dan Minta Maaf Atas Penyebaran Virus Corona 

Namun Juru Bicara Gereja, Kim Shin-chang mengatakan pada BBC bahwa mereka sudah memberikan data anggota, siswa, dan bangunan kepada pihak berwenang.

"Kami khawatir merilis informasi ini, karena ingin menjaga keamanan anggota," kata Kim.

Kepala Gereja, Lee mengklaim bahwa dia adalah kedatangan kedua Yesus Kristus dan teridektifikasi sebagai pendeta yang bisa dipercaya didalam Al Kitab.

Gereja Shincheonji, dicap sebagai kultus di Korea Selatan dan juga dalam komunitas Agama Kristen.

Sehingga menurut Kim, kelompok ini sering didiskriminasi, dianiaya, dan dikritik.

Pemerintah Korea Selatan akan Lakukan Upaya Total untuk Menahan Penyebaran Covid-19

Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in menyatakan bahwa pemerintah tengah melakukan berbagai upaya total, untuk meminimalisir perkembangan wabah corona di sana, pada Minggu (1/3/2020).

Rekomendasi Untuk Anda

Korea Selatan menjadi negara dengan kasus terbesar di luar China.

Beberapa hari terakhir ini, kasus di negara gingseng juga terus mengalami peningkatan.

Pada pidatonya, Moon merasa percaya diri bahwa negaranya bisa menghadapi wabah mematikan asal Wuhan, China ini.

"Pemerintah kini tengah melancarkan upaya habis-habisan, setelah ada peningkatan kasus ke level yang tinggi," kata Moon pada upacara Hari Gerakan Kemerdekaan Korea Selatan dilansir SCMP.

"Kami bisa mengatasi wabah Covid-19 ini dan menghidupkan kembali perekonomian kita," tambahnya.

Sejumlah acara dibatalkan dan ditunda sementara, karena wabah yang semakin menjadi-jadi di sana.

Termasuk di antaranya konser bintang K-Pop BTS dan Kejuaraan Tenis Meja Dunia.

Waktu sekolah ditunda satu minggu dan tiga minggu khusus untuk Kota Daegu.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas