Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sarankan Urin dan Kotoran Sapi jadi Obat Virus Corona, Politisi India: Saya Percaya Dapat Digunakan

Politisi India menyarankan urin dan kotoran sapi jadi obat virus corona. Ia percaya kedua hal itu bisa menyembuhkan Covid-19.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Sarankan Urin dan Kotoran Sapi jadi Obat Virus Corona, Politisi India: Saya Percaya Dapat Digunakan
KOMPAS.com/Nabilla Tashandra
ILUSTRASI - Politisi India menyarankan urin dan kotoran sapi jadi obat virus corona. Ia percaya kedua hal itu bisa menyembuhkan Covid-19. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang politisi India menyarankan urin dan kotoran sapi sebagai obat virus corona.

Politisi yang menyarankan itu adalah Suman Haripriya dari partai BJP MLA pada Senin (2/3/2020).

"Saya percaya gau-mutra (urin sapi) dan gobar (kotoran sapi) dapat digunakan untuk mengobati virus corona," kata Haripriya di Assam Assembly, dikutip dari Gulf News.

"Sapi adalah aset untuk obat-obatan bagi beberapa penyakit termasuk kanker juga telah ditemukan."

"Di rumah sakit Ayurvedic di Gujarat, pasien kanker diizinkan hidup dengan sapi," tutur dia.

Baca: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini Timbun Masker Tak Bilang Warga: Supaya Nggak Panik

Baca: Biaya Perawatan Pasien Virus Corona, Humas BPJS: Semua Dijamin Pemerintah

"Kotoran sapi diterapkan pada pasien kanker di sana. Mereka diberikan Panchamrit yang dibuat dari urin sapi," tambahnya.

Kabar adanya pengobatan aneh bukan hanya muncul di India.

Rekomendasi Untuk Anda

Di Iran, salah satu ulama lokal di kota Qom memberikan beberapa saran untuk menangkal virus corona.

Ulama tersebut bernama Ayatollah Tabrizian dan secara publik mengumumkan bahwa cara pengobatan ala Barat tidak Islami.

Berdasarkan salah satu situs berita Iran yang dilansir dari alaraby.co.uk, Tabrizian merekomendasikan pasien virus corona untuk mengonsumsi gula merah dalam jumlah besar, membakar tanaman rue liar, dan menghirup tembakau.

Tanaman rue liar atau dikenal dengan nama ilmiahnya, Peganum harmala, adalah tanaman liar yang dikategorikan sebagai perennial herbaceous plant.

Atau salah satu tanaman liar yang tergolong herbal.

Tanaman ini biasa digunakan di wilayah Asia Barat dan Timur Tengah.

Tahapan rekomendasi kedelapan dari ulama itu adalah yang paling mengejutkan.

"Sebelum tidur, basahi sedikit kapas dengan minyak ungu (violet oil) dan oleskan ke anus Anda," katanya.

Baca: Cara Melawan Virus Corona yang Diterapkan Singapura, Bagi Masker Gratis hingga Ada Tindakan Tegas

Baca: Viral Virus Corona, Hotman Paris Pertanyakan Kecanggihan Alat Deteksi Bandara & Pelabuhan Indonesia

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas