Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Turki Menembak Jatuh Pesawat Pasukan Suriah Ketiga Setelah Saraqeb Direbut

Pasukan Turki menembak jatuh jet tempur untuk kali ketiga. Pesawat tersebut diterbangkan pasukan pemerintah Suriah.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Miftah
zoom-in Turki Menembak Jatuh Pesawat Pasukan Suriah Ketiga Setelah Saraqeb Direbut
southfront.org
Turki Menembak Jatuh Jet Tempur di Idlib 

TRIBUNNEWS.COM - Pasukan Turki menembak jatuh jet tempur yang diterbangkan pasukan pemerintah Suriah.

Jet temput itu diketahui tengah terbang di selatan Idlib pada Selasa (2/3/2020).

Untuk diketahui, serangan itu terjadi ketika kota strategis di barat laut Suriah, Saraqeb jatuh di bawah kendali militer Presiden Bashar al-Assad.

Lebih jauh, setelah Turki menabrak dua pesawat Suriah, pada Minggu (1/3/2020), serangan ini adalah kali ketiga dalam tiga hari terakhir.

"Pasukan Turki menargetkan satu di antara pesawat temput Suriah," lapor media Suriah yang dikutip dari Al Jazeera.

Baca: Turki Tembak Jatuh 2 Jet Tempur Suriah di Idlib, Tidak Ada yang Terluka

1-13
Turki Menembak Jatuh Jet Tempur di Idlib

Mengutip dari South Front, jet tempur yang ditembak jatuh diidentifikasi sebagai pesawat perang L-39 milik Angkatan Udara Suriah.

Informasi tersebut dikonfirmasi oleh Kementerian Pertahanan Turki.

Rekomendasi Untuk Anda

"Sebuah pesawat L-39 milik Suriah telah jatih," kata Kementerian Pertahanan Turki.

Pesawat tersebut dilaporkan jatuh di suatu tempat dekat Maarat al-Numan.

Baca: Yunani Protes pada Turki Tak Menahan Pergerakan Migran ke Eropa, Erdogan: Akan Mencapai Jutaan

pesawat ketiga ditembak jatuh
Tangkap Layar Pewasat yang Hancur

Saraqeb

Masih melansir Al Jazeera, pasukan pemerintah Suriah mengambil alih kota utama Saraqeb.

Kota tersebut berada di persimpangan jalan raya M4 dan M5 yang menghubungkan kota-kota besar negara tersebut.

Untuk diketahui, Saraqeb telah dua kali berpindah tangan pada Februari kemarin.

Lebih jauh, selama beberapa hari, kelompok oposisi bersenjata menarik diri dari desa-desa Nairab dan Afis di barat.

Pada Senin malam, pertempuran melawan pasukan al-Assad meningkat.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas