Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bank Terbesar di Dunia, HSBC, Mengisolasi Satu Lantai karena Ada Karyawan Positif Corona

HSBC mengevakuasi sebagian asetnya di Inggris, setelah seorang karyawan dinyatakan positif Covid-19.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Ika Nur Cahyani
zoom-in Bank Terbesar di Dunia, HSBC, Mengisolasi Satu Lantai karena Ada Karyawan Positif Corona
YONHAP / AFP
Para pekerja medis yang mengenakan alat pelindung memindahkan seorang tersangka pasien virus korona (C) ke rumah sakit lain dari Rumah Sakit Daenam di mana total 16 infeksi sekarang telah diidentifikasi dengan virus corona COVID-19, di daerah Cheongdo dekat kota tenggara Daegu pada 21 Februari 2020 Kasus coronavirus Korea Selatan hampir dua kali lipat pada 21 Februari, naik di atas 200 dan menjadikannya negara yang paling parah terkena dampak di luar China ketika jumlah infeksi yang terkait dengan sekte keagamaan meningkat. 

Memang sebelumnya karyawan tersebut baru saja pulang dari negara di Asia.

Sejumlah 90 orang dinyatakan positif Covid-19 di Inggris.

Skotlandia melaporkan tiga kasus baru dalam waktu semalam saja.

Sebelumnya, kepala medis Inggris mengumumkan kini negara kerajaan itu dalam fase kelambanan penanganan virus.

Baca: Kesaksian Warga Inggris yang Terjangkit Corona: Berawal dari Flu, Kepala Pusing, Tenggorokan Kering

Baca: Pimpinan Garda Revolusi Iran Sebut Virus Corona Senjata Biologis AS

Profesor Chris Whitty, yang tengah ditekan parlemen Komite Kesehatan dan Sosial, mengatakan kenyataan penularan yang mungkin terjadi saat ini.

Menurutnya, penularan antar kelompok yang tidak memiliki riwayat perjalanan ke negara terinfeksi mungkin saja terjadi.

Chris mengatakan, langkah-langkah untuk mengendalikan Covid-19 lebih pada penundaan penyebarannya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sejumlah rencana terkait wabah corona ini dipaparkan pemerintah Inggris.

Antara lain menutup sekolah, mendorong karyawan bekerja di rumah, dan mengurangi pertemuan publik.

Tujuannya untuk memperlambat penyebaran virus mematikan ini.

Sambil kembali mengendalikan negara agar berjalan normal lagi.

Sampai saat ini, Inggris sudah mengonfirmasi 90 kasus, dilansir The Wuhanvirus.

Belum ada kasus kematian di negara yang dipimpin Ratu Elizabeth II ini.

Sementara itu, Metro melaporkan Departemen Kesehatan dan Sosial mengonfirmasi 18.083 orang di seluruh Inggris yang sudah dites corona.

Pada Kamis (5/3/2020), mereka menyatakan, ada 100 lebih orang yang terinfeksi diantara ribuan warga tersebut.

Belum ada kepastian berapa jumlah kasus di negara dengan ikon London Eye ini.

(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas