Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Upaya Donald Trump Amankan Vaksin Corona Secara Eksklusif Hanya untuk AS

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tengah meyakinkan perusahaan riset Jerman yang berupaya mengembangkan vaksin virus corona.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Upaya Donald Trump Amankan Vaksin Corona Secara Eksklusif Hanya untuk AS
https://twitter.com/realDonaldTrump
Presiden Donald Trump (Twitter.com/realDonaldTrump) 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tengah meyakinkan perusahaan riset Jerman yang berupaya mengembangkan vaksin virus corona.

Dilaporkan, Donald Trump tengah membujuk perusahaan Jerman itu menghasilkan vaksin hanya untuk menyelamatkan nyawa Amerika Serikat.

Dilansir Newsweek, sumber pemerintah Jerman angkat bicara soal upaya Trump mengamankan akses ke vaksin yang sedang dikembangkan perusahaan CureVac.

Lebih jauh, Wel am Sonntag melaporkan, narasumber pemerintah Jerman menyebut Trump mencoba mengamankan karya para ilmuwan secara eksklusif.

Narasumber itu menambahkan, Trump akan melakukan apa saja demi mendapatkan vaksin corona untuk Amerika Serikat.

Secara terpisah, narasumber Gedung Putih mengatakan kepada Newsweek, pemerintah tidak mengetahui soal laporan atau informasi yang mendasari pernyataan di atas.

Sementara itu, dalam pernyataan pada Minggu (15/3/2020) CureVac membantah adanya rumor akuisisi yang beredar saat ini.

Presiden Donald Trump (Twitter.com/realDonaldTrump)
Presiden Donald Trump (Twitter.com/realDonaldTrump) (https://twitter.com/realDonaldTrump)
Rekomendasi Untuk Anda

Blokir Upaya AS

Tetapi, Juru bicara Menteri Ekonomi Jerman menyarankan pemerintah memblokir upaya dari AS mengambil kendali perusahaan CureVac .

Juru bicara itu menambahkan, undang-undang perdagangan luar negeri Jerman memungkinkan memeriksa tawaran pengambilalihan asing.

Dengan catatan, kepentingan keamanan nasional atau (kepentingan) Eropa menjadi pertaruhan.

Baca: Empat Relawan AS Uji Vaksin Virus Corona Pertama

Baca: Vaksin untuk Corona Ditemukan, 45 Sukarelawan Akan Dijadikan Objek Uji Coba

Baca: Uji Coba Pertama Dilakukan di AS, Harapan Temuan Vaksin dan Obat Corona

Baca: Amerika Serikat Klaim Temukan Vaksin Virus Corona, Uji Coba Akan Dimulai Senin 16 Maret

CureVac Buka Suara

Kepala Eksekutif Dievini Hopp Bio Tech Holding, Christof Hettich yang merupakan investor utama CureVac angkat bicara.

Diwartakan Deutsche Welle, Christof menerangkan, kesepakatan esklusif dengan AS tidak ada dalam perundingan.

"Kami ingin mengembangkan vaksin untuk seluruh dunia dan bukan negara individu," kata Christof.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas