Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Presiden Uni Eropa: Eropa Akan Menutup Pintu Selama 30 Hari

Usulan ini disampaikan Ursula dalam rangka mencegah penularan virus corona atau Covid-19 di Eropa

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Presiden Uni Eropa: Eropa Akan Menutup Pintu Selama 30 Hari
Vincenzo PINTO, Marie-Laure MESSANA / AFP
Suasana Spanish Steps on Piazza di Spagna di Roma pada 12 Maret 2020 

Laporan wartawan tribunnews.com, Lusius Genik

TRIBUNNEWS.COM, BRUSSELS - Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen menyarankan Uni Eropa untuk memberlakukan larangan bagi perjalanan tidak penting menuju benua biru selama 30 hari.

Usulan ini disampaikan Ursula dalam rangka mencegah penularan virus corona atau Covid-19 di Eropa.

Baca: Ashley Young Ingatkan Fans Inter Milan Agar Bersatu dan Tetap di Rumah Wapadai Virus Corona

Dilansir Tribun dari Novinite.com, Rabu (18/3/2020), Ursula menegaskan bahwa Eropa harus segera menutup perbatasannya pada perjalanan yang tidak penting.

Eropa sedang melawan penyebaran wabah virus corona.

"Semakin sedikit perjalanan, semakin banyak kita dapat mengandung virus," kata Ursula dalam sebuah video konferensi antara para pemimpin G-7.

"Saya mengusulkan kepada para kepala negara dan pemerintah untuk melakukan pembatasan sementara pada perjalanan tidak penting ke Uni Eropa," katanya lagi.

Rekomendasi Untuk Anda

Menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Uni Eropa, Ursula mengatakan bahwa perjalanan tidak penting ke Eropa harus segera dikurangi. Agar penyebaran virus corona lebih lanjut tidak terjadi di benua biru.

Pembatasan tersebut berlaku baik bagi orang yang ingin masuk maupun meninggalkan Uni Eropa.

Membatasi perjalanan tidak penting ke benua biru, lanjut Ursula, dapat mengurangi potensi penularan virus corona.

"Agar tidak lagi menimbulkan ketegangan pada sistem perawatan kesehatan kita," katanya.

Namun demikian, Ursula mengatakan penduduk jangka panjang Uni Eropa atau anggota keluarga warga Eropa, ditambah diplomat, dokter, dan profesional kesehatan, dapat dibebaskan dari larangan tersebut.

Pekerja transportasi juga dapat dibebaskan dari larangan untuk membantu menjaga pergerakan barang.

Kasus virus corona di seluruh penjuru dunia terus bertambah.

Eropa baru-baru ini menjadi epicenter pandemi jenis baru tersebut.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas