Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Badan Amal Inggris Kerja Sama dengan Ilmuwan untuk Latih Anjing Deteksi Covid-19

Badan amal Inggris bekerja sama dengan para ilmuwan untuk melatih anjing agar dapat mendeteksi Covid-19, Jumat (27/3/2020).

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Badan Amal Inggris Kerja Sama dengan Ilmuwan untuk Latih Anjing Deteksi Covid-19
doggermanshepherd.com
ILUSTRASI ANJING GERMAN SHEPHERD - Anjing jenis German Shepherd pertama kali digunakan oleh Kepolisian Karisidenan Malang pada 1952. Dua ekor German Shepherd merupakan hibah dari pengusaha Belanda yang kembali ke negaranya. 

TRIBUNNEWS.COM - Badan amal Inggris bekerja sama dengan para ilmuwan untuk melatih anjing agar dapat mendeteksi Covid-19, Jumat (27/3/2020).

Lebih lanjut, mereka mengungkapkan saat ini tengah mengamati apakah indra penciuman anjing dapat mendeteksi Covid-19.

Dilansir Channel News Asia,  Medical Detection Dogs akan bekerja sama dengan London School of Hygiene and Tropical Medicine (LSHTM) serta Universitas Durham untuk menentukan apakah anjing dapat membantu pelacakan.

Gagasan ini mengikuti penelitian sebelumnya tentang kemampuan anjing untuk mengendus malaria.

Hal ini didasarkan pada keyakinan bahwa setiap penyakit memicu bau yang berbeda.

Anjing pelacak
Anjing pelacak (Istimewa)

Baca: Anjing Pelacak Ungkap Jejak Balita Tanpa Kepala yang Tewas di Samarinda, Polisi: Biasanya Akurat

Baca: Bokir Tak Kapok ke Penjara: Pesan Ganja Rp 1 Ton, Anjing Pelacak Tertipu Karena Kemasannya

Persiapan

Lebih lanjut, organisasi tersebut mengatakan pihaknya telah memulai persiapan untuk melatih para anjing dalam enam minggu.

Rekomendasi Untuk Anda

"Pada prinsipnya, kami yakin anjing dapat mendeteksi Covid-19," ungkap Pendiri dan Kepala Eksekutif Medical Detection Dogs, Claire Guest.

"Kami sekarang mencari cara bagaimana kami dapat dengan aman menangkap bau virus dari pasien dan menunjukkannya kepada anjing," ungkapnya.

Lebih lanjut, Claire mengatakan, tujuannya agar anjing dapat menyaring siapa pun, termasuk mereka yang tidak menunjukkan gejala.

Setelah itu, anjing dapat memberi tahu pihak berwenang apakah orang yang diendus oleh anjing itu perlu diuji untuk covid-19.

"Ini akan cepat, efektif, non-invansif, dan memastikan sumber daya pengujian NHS hanya digunakan saat benar-benar dibutuhkan," papar Claire.

Mendeteksi Bau Badan

Sebelumnya, Kepala Pengendalian Penyakit di LSHTM mengatakan anjing dapat mendeteksi malaria dengan akurasi yang sangat tinggi.

Karena penyakit pernapasan mengubah bau badan, tambahnya, ada peluang snagat tinggu dapat bekerja untuk Covid-19

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas