Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Warga Wuhan Rayakan Kebebasannya Setelah 76 Hari Lockdown

Warga Wuhan merayakan kebebasannya setelah menjalani 76 hari lockdown yang panjang.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Citra Agusta Putri Anastasia
zoom-in Warga Wuhan Rayakan Kebebasannya Setelah 76 Hari Lockdown
STR/AFP
Foto diambil pada Rabu, 23 Maret 2020 menunjukkan penduduk bersorak saat anggota tim bantuan medis dari Chongqing berangkat untuk pulang setelah membantu upaya pemulihan virus corona atau COVID-19 di daerah Yunmeng, di kota Xiaogan di Provinsi Hubei, China Tengah. China pada 24 Maret 2020 mengumumkan bahwa lockdown terhadap lebih dari 50 juta orang di Provinsi Hubei akan dicabut. 

TRIBUNNEWS.COM - Lockdown di China akibat virus Corona telah berakhir.

Hingga Selasa (7/4/2020), tidak ada angka terbaru pada kasus Corona di negara tersebut.

Setelah 11 minggu, tepatnya, 76 hari lockdown diberlakukan, pemerintah China mengizinkan warga Wuhan untuk bepergian keluar-masuk kota.

Mulai Rabu (8/4/2020), 11 juta penduduk kota diizinkan untuk pergi tanpa izin khusus.

Warga diizinkan bepergian selama aplikasi pelacakan data dan pengawasan pemerintah menunjukkan mereka sehat dan belum melakukan kontak dengan siapa pun yang dikonfirmasi memiliki virus.

Baca: Ekspor Alat Medis Primer dari China Melonjak Jadi 1,5 Miliar Dolar AS

Baca: Mulai dari AS Hingga China Bantu Indonesia Tangani Pandemi Virus Corona

Dilansir Time.com, warga merayakan kebebasan mereka pada Rabu tengah malam tadi.

Acara ditandai dengan pertunjukan cahaya di kedua sisi sungai Yangtze.

Rekomendasi Untuk Anda

Gedung pencakar langit dan jembatan menampilkan gambar animasi petugas medis yang membantu pasien.

Kata-kata pun ditampilkan, bertuliskan "kota heroik", sebuah gelar yang dianugerahkan di Wuhan oleh presiden China, Xi Jinping.

Presiden Cina Xi Jinping mengunjungi penduduk di Wuhan, kota di provinsi Hubei tempat wabah koronavirus muncul.
Presiden Cina Xi Jinping mengunjungi penduduk di Wuhan, kota di provinsi Hubei tempat wabah koronavirus muncul. (Xinhua)

Di sepanjang tanggul dan jembatan, warga melambai-lambaikan bendera.

Mereka meneriakkan, "Ayo, Wuhan!" dan menyanyikan lagu kebangsaan China.

Arus lalu lintas bergerak cepat melalui jembatan, terowongan, dan pintu tol yang baru dibuka kembali.

Ratusan orang kembali menunggu kereta dan penerbangan ke luar kota.

Sebelumnya, Sekretaris Partai sekaligus pejabat tertinggi kota Wuhan, Wang Zhonglin, memeriksa bandara dan stasiun kereta api di Wuhan pada Senin (6/4/2020) lalu, untuk mempersiapkan berakhirnya lockdown.

Tujuannya, untuk memastikan kota siap dibuka kembali.

Tiongkok memberikan penghormatan untuk korban wabah virus corona dengan mengheningkan cipta selama tiga menit.
Hari penghormatan tersebut diumumkan di China pada Sabtu (4/4/2020) untuk menghormati lebih dari 3.300 orang meninggal karena Covid-19.
Tiongkok memberikan penghormatan untuk korban wabah virus corona dengan mengheningkan cipta selama tiga menit. Hari penghormatan tersebut diumumkan di China pada Sabtu (4/4/2020) untuk menghormati lebih dari 3.300 orang meninggal karena Covid-19. (BBC)
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas