Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Mampukah Manusia Abad Ini Bertahan di Bawah Ancaman Penyakit Menular, Asteroid hingga Nuklir?

Filsuf David Edmonds menjadikan asteroid sebagai salah satu sumber ancaman yang bisa memusnahkan manusia pada abad ini.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Mampukah Manusia Abad Ini Bertahan di Bawah Ancaman Penyakit Menular, Asteroid hingga Nuklir?
Timothy A. Clary/AFP
Pekerja menggunakan APD di pusat pengujian virus corona drive-through pertama di negara bagian New York Amerika pada 13 Maret 2020. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Apakah manusia akan bernasib sama dengan dinosaurus, yang pernah menjadi "penguasa" di muka Bumi namun akhirnya punah terkena dampak hantaman asteroid 66 juta tahun yang lalu.

Filsuf David Edmonds menjadikan asteroid sebagai salah satu sumber ancaman yang bisa memusnahkan manusia pada abad ini.

Ancaman lain mencakup penyakit, perang nuklir, overpopulasi, dan perubahan iklim.

Perang nuklir

Perang nuklir itu sendiri mungkin tidak akan memusnahkan seluruh manusia, namun dampak dari perang yang bisa membuat kita punah.

Seth Baum, dari the Global Catastrophic Risk Institute, mengatakan kota yang terbakar, setelah sebelumnya mengalami ledakan nuklir, bisa mengirim debu melewati awan hingga ke stratosfir.

Baca: Bantu Penanggulangan Corona, Pemerintah Resmi Membebaskan PPN dan PPh

Debu ini berpotensi bertahan di angkasa selama beberapa dekade, yang pada praktiknya akan memblokir sinar matahari.

Rekomendasi Untuk Anda

Kombinasi kerusakan akibat perang, gangguan ekonomi, dan efek lingkungan dari perang nuklir bisa membuat manusia punah.

Penyakit menular

Lalitha Sundaram, pakar di Centre for Existential Risk, Cambridge, mengatakan penyakit flu menyerang Spanyol pada 1918.

Ketika itu, sekitar 50% dari populasi terkena penyakit ini dan antara 50 dan 100 juta orang meninggal dunia.

Penyakit menular menyerang ketika tengah berlangsung migrasi besar-besaran. Orang-orang pulang dari perang dan mereka tinggal secara berdekatan satu sama lain.

Ketika itu, orang melalukan perjalanan dengan kereta dan kapal.

Di era modern, meski pembuatan vaksin telah mengalami kemajuan besar, perjalanan melalui udara membuat penyakit menular dengan sangat cepat dan dampaknya bagi umat manusia bisa sangat serius.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas