AS Ribut Virus Corona Berasal dari Laboratorium China, Pakar Top AS Ini Sangkal Teori Itu
Pakar penyakit menular di Amerika Serikat, Anthony Fauci Jumat lalu secara tegas menyangkal teori bahwa Covid-19 berasal dari laboratorium China.
Penulis:
Ika Nur Cahyani
Editor:
Daryono
"Banyak hal aneh terjadi. Kita akan mencari tahu," tambahnya.
Namun berdasarkan laporan Politicio, komunitas intelijen AS telah mempelajari teori itu selama berbulan-bulan.
Tetapi mereka belum menemukan bukti kuat untuk mendukung kebenaran teori tersebut.
Media TV AS Gencar Beritakan Teori Itu
Jaringan TV pilihan presiden, Fox News beberapa minggu ini gencar memberitakan teori virus corona berasal dari laboratorium itu.
"Sumber percaya wabah Covid-19 berasal dari laboratorium Wuhan sebagai bagian dari upaya China untuk bersaing dengan AS," bunyi sebuah laporan yang terbit pada Rabu dan dibawakan pembawa acaranya, Bret Baier.
Sejalan dengan ini, penasihat Trump dan sekutu lainnya telah berkali-kali menyudutkan China sejak beberapa hari terakhir.
Mereka mengecam pemerintah China karena kurangnya transparansi dalam kaitannya dengan virus corona.
Senator Tom Cotton dari Arkansas pada Rabu mengatakan kepada Sean Hannity dari Fox News bahwa China 'harus dibuat untuk membayar harga' jika benar virus itu keluar dari laboratorium Wuhan.
Demikian pula, Sekretaris Negara AS Mike Pompeo di hari yang sama mengecam China di acara Fox News.
"Kami benar-benar membutuhkan Pemerintah China untuk membuka."
"Mereka mengatakan mereka ingin bekerja sama," kata Pompeo.
Salah satu cara terbaik yang dapat mereka temukan untuk bekerja sama adalah membiarkan dunia masuk, untuk biarkan para ilmuwan dunia tahu persis bagaimana ini terjadi, persis bagaimana virus ini mulai menyebar," sambungnya.
(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)