Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Kunci Utama Arab Saudi Longgarkan Lockdown, Lakukan Ragam Teknik Uji Virus

Arab Saudi melakukan ragam teknik pengujian virus. Hal ini menjadi alasan mengapa Arab Saudi melonggarkan lockdown selama Ramadan.

Kunci Utama Arab Saudi Longgarkan Lockdown, Lakukan Ragam Teknik Uji Virus
GLOBAL NEWS
Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mengumumkan penguncian di Provinsi Qatif, setelah empat kasus virus corona terakhir dikonfirmasi di negara tersebut - Arab Saudi melakukan ragam teknik pengujian virus. Hal ini menjadi alasan mengapa Arab Saudi melonggarkan lockdown selama Ramadan. 

TRIBUNNEWS.COM - Arab Saudi mulai membuka atau melonggarkan aturan lockdown secara perlahan.

Buktinya, toko retail dan pusat perbelanjaan di Saudi mulai Rabu (29/4/2020) kemarin telah beroperasi untuk publik dari pukul 9 pagi sampai 5 sore waktu setempat.

Namun, meski begitu, aturan ketat masih berlaku untuk menahan laju penyebaran virus corona.

Para pembeli harus diperiksa suhu tubuhnya di pintu masuk mal.

Jika ada yang suhu tubuhnya lebih dari 38 derajat Celsius, maka dia harus segera dibawa ke pusat medis terdekat.

Baca: Update Corona di Semarang, Surabaya, Makassar, 3 Kota yang Berpotensi Menjadi Episentrun Baru

Baca: Penelitian: Virus Corona Lebih Mungkin Membunuh Pria dan Orang Obesitas

Dikutip dari Arab News, juru bicara Menteri Perdagangan dan Investasi Arab Saudi, Abdulrahman Al-Hussein, mengatakan, "Perusahaan komersil diwajibkan untuk mengecek suhu tubuh para pelanggan dan pegawai mereka sebelum jadwal kerja mereka."

"Tidak diperkenankan untuk mencoba produk kosmetik dan parfum, serta elevator ditutup dan menerapkan tanda social distancing di lantai."

Selain itu, anak di bawah 15 tahun tidak diperkenankan masuk ke pusat perbelanjaan.

Begitu pun orang lanjut usia dan orang dengan penyakit kronis seperti sakit jantung, paru-paru, ginjal, dan imunitas diminta untuk tetap tinggal di rumah.

Meski telah longgar, kafe dan restoran masih ditutup, begitu pun ruang ganti pakaian dan tempat saalat.

Halaman
123
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas