Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Rumah Sakit Perancis Sebut Temukan Kasus Covid-19 Pertama pada 27 Desember 2019

Pihak rumah sakit di Perancis menemukan bahwa pria yang memiliki Covid-19 pertama kali pada 27 Desember 2020

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Daryono
zoom-in Rumah Sakit Perancis Sebut Temukan Kasus Covid-19 Pertama pada 27 Desember 2019
LUDOVIC MARIN/AFP
ILUSTRASI - Petugas polisi memeriksa dokumen seorang pria di depan Menara Eiffel di Paris, Perancis, Rabu (18/3/2020). Penyebaran Virus Corona atau Covid-19 sudah memberikan dampak yang begitu besar di semua belahan dunia. 

TRIBUNNEWS.COM - Rumah sakit di Perancis telah melakukan tes ulang sample lama dari pasien pnuemonia.

Pihak terkait menemukan bahwa pria yang memiliki Covid-19 pertama kali pada 27 Desember 2019. 

Waktu tersebut tercatat hampir satu bulan sebelum pemerintah Perancis mengonfirmasi kasus pertamanya.

Lebih lanjut, Kepala Resusitasi di Rumah Sakit Avicenne dan Jean Verdier Yves Cohen angkat bicara.

Cohen mengatakan, para ilmuwan telah menguji ulang sampel dari 24 pasien yang dirawat pada Desember 2019 lalu.

Baca: Ada Temuan Baru di Perancis, WHO Desak Semua Negara Selidiki Ulang Kasus Awal Covid-19

Baca: Lyon dan Amiens Akan Ajukan Gugatan Hukum Terkait Terhentinya Liga Perancis

Dikutip Tribunnews dari France24, Selasa (5/5/2020), tak hanya itu saja, para ilmuwan juga menguji ulang sampel pasien yang dites negatif untuk flu pada Januari 2020.

"Dari 24 (pasien), kami memiliki satu yang positif Covid-19, pada 27 Desember 2019," paparnya, Minggu (3/5/2020).

ilustrasi virus corona - Rumah Sakit Perancis Temukan Kasus Covid-19 Pertama pada 27 Desember 2019
ilustrasi virus corona - Rumah Sakit Perancis Temukan Kasus Covid-19 Pertama pada 27 Desember 2019 (Freepik)
Rekomendasi Untuk Anda

Cohen: Sampel Diuji Ulang untuk Memastikan Tidak Ada Kesalahan

Lebih jauh, Cohen mengatakan, sampel pada awalnya dikumpulkan untuk mendeteksi flu menggunakan tes PCR.

Proses penyaringan genetik yang sama juga dapat digunakan untuk mendeteksi keberadaan virus corona pada pasien terinfeksi pada saat sampel dikumpulkan.

Cohen menerangkan, setiap sampel diuji ulang beberapa kali untuk memastikan tidak ada kesalahan.

Cohen mengatakan, masih terlalu dini mengetahui apakah pasien dengan hasil tes 27 Desember 2019 itu merupakan 'pasien nol' di Perancis.

Sebagai catatan, mengetahui siapa yang pertama terinfeksi virus corona sangat penting untuk memahami bagaimana virus menyebar.

Sakit Selama 15 Hari

Cohen melanjutkan, pria yang terinfeksi pada 27 Desember 2019 itu mengalami sakit selama 15 hari. 

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas