Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pertengkaran Sengit antara Trump dan Wartawan, Suruh Tanyakan ke China & Pergi dari Konferensi Pers

Pertengkaran sengit terjadi antara Donald Trump dan wartawan, dari menyuruh wartawan bertanya ke China hingga pergi dari konferensi pers.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Citra Agusta Putri Anastasia
Editor: Daryono
zoom-in Pertengkaran Sengit antara Trump dan Wartawan, Suruh Tanyakan ke China & Pergi dari Konferensi Pers
Tangkap layar video CNN
Weijia Jiang mempertanyakan tentang pernyataan Trump yang 'secara khusus' mengarahkan China kepada Jiang pada konferensi pers di Rose Garden, Senin (11/5/2020. 

Meskipun begitu, Collins tetap bertanya.

"Saya punya dua pertanyaan," ujar Collins.

Trump tetap menolaknya, dan Collins tetap meneruskan.

Donald Trump tidak mempersilakan Collins untuk bertanya, karena merasa diabaikan.
Donald Trump tidak mempersilakan Collins untuk bertanya, karena merasa diabaikan. (Tangkap layar video CNN)

"Tapi Anda menunjuk saya. Saya punya dua pertanyaan, Pak Presiden. Anda memanggil saya," lanjutnya.

"Ya. Dan kamu tidak menanggapi, dan sekarang aku memanggil wanita muda di belakang," cetus Trump.

Mereka berdua pun saling menyela perkataan satu sama lain.

Collins merespons, dia hanya ingin memberikan Jiang waktu untuk menyelesaikan pertanyaannya.

Rekomendasi Untuk Anda

Dirinya ingin menanyakan beberapa hal kepada Trump.

Namun, mendadak Trump mengakhiri konferensi pers.

"Hadirin sekalian, terima kasih banyak," katanya sebelum meninggalkan Rose Garden.

 

Donald Trump mendadak memberhentikan konferensi pers dan pergi.
Donald Trump mendadak memberhentikan konferensi pers dan pergi. (Tangkap layar video CNN)

Perilaku yang ditampilkan Trump tersebut mendapat kritikan tajam.

Wolf Blitzer dari CNN menyebut, perilaku Trump sangat jelek dan buruk.

Senator Vermont, Bernie Sanders, menyebut perdebatan sengit itu sangat menyedihkan.

"Menyedihkan sekali. Trump adalah seorang pengecut yang menjatuhkan orang lain untuk membuat dirinya merasa kuat," tulis Sanders dalam akun Twitter-nya, Selasa (12/5/2020).

Pernyataan Trump kepada Jiang juga dinilai rasis.

Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas