Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Puluhan Jurnalis Pakistan Positif Terinfeksi Corona Karena Ngotot Bertugas Saat Pandemi

Ashraf merupakan reporter di stasiun televisi lokal, Geo News yang berbasis di Kota Quetta.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Puluhan Jurnalis Pakistan Positif Terinfeksi Corona Karena Ngotot Bertugas Saat Pandemi
Al Jazeera English
Lebih dari 50 Jurnalis Pakistan Terinfeksi Corona 

TRIBUNNEWS.COM, PAKISTAN - Sedikitnya 30 jurnalis di Pakistan wilayah barat daya positif Covid-19

Penambahan korban corona dari kalangan pers menjadikan totalnya kini lebih dari 50 jurnalis, menurut data pengawas media independen.

Lonjakan infeksi di kalangan pekerja media ini terjadi di tengah kuncian Pakistan.

Menurut data yang dirilis kelompok hak Jaringan Kebebasan pada Senin lalu, ada 54 jurnalis dan pekerja media yang positif corona di seluruh Pakistan.

Dikutip dari Al Jazeera, pihaknya menegaskan pedoman keselamatan bagi wartawan telah diabaikan pihak media. 

Baca: 30 WNI Anggota Jamaah Tabligh di Pakistan Positif Covid-19

Sehingga hal ini harus segera ditegakkan demi melindungi para juru media ini.

"Saya berada di kantor dan tubuh saya merasa seperti demam, dan saya merasa sangat pusing," kata Salman Ashraf.

Rekomendasi Untuk Anda

Ashraf merupakan reporter di stasiun televisi lokal, Geo News yang berbasis di Kota Quetta.

Ashraf adalah satu dari jurnalis pertama yang hasil tesnya positif Covid-19.

"Saya meninggalkan kantor sebelum shift saya berakhir. Ketika saya kembali ke rumah itu sangat sulit," katanya.

"Aku menderita demam tinggi, dan badanku sakit semua. Aku tidak bisa berdiri," tambah Ashraf.

Para dokter Pakistan dipukuli oleh polisi ketika mereka putus asa dari pandemi yang tidak dapat diobati.
Para dokter Pakistan dipukuli oleh polisi ketika mereka putus asa dari pandemi yang tidak dapat diobati. (The Guardian (Banaras Khan/AFP/Getty))

Ashraf hanyalah satu dari tujuh orang yang positif corona di biro Geo News, di Quetta.

Data menunjukkan kluster Covid-19 yang serupa terjadi di berbagai media berita dan biro di seluruh negeri.

Kebanyakan para wartawan, staf teknis, dan staf media lainnya yang setiap hari bekerja dalam jarak dekat.

Pekan lalu, jumlah infeksi Covid-19 di negara Asia Selatan ini melonjak cukup tinggi.

Pada Minggu ini saja, Pakistan mencatat 1.476 infeksi tambahan hingga totalnya 30.941.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas