Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

VIRAL VIDEO Perawat dan Keluarganya Di-bully Tetangga, Diteriaki 'Virus' dan Disemproti Disinfektan

VIRAL VIDEO Perawat dan Keluarganya Di-bully Tetangga, Diteriaki 'Virus' dan Disemproti Disinfektan

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in VIRAL VIDEO Perawat dan Keluarganya Di-bully Tetangga, Diteriaki 'Virus' dan Disemproti Disinfektan
Huiling Tan Facebook
VIRAL VIDEO Perawat dan Keluarganya Di-bully Tetangga, Diteriaki 'Virus' dan Disemproti Disinfektan 

Perawat itu pun sebenarnya menyesali harus adanya laporan karena mereka tetangga.

Namun, netizen di Singapura ramai-ramai membela perawat itu.

Mereka menuliskan kata-kata semangat dan dukungan untuk perawat itu dan juga keluarganya.

Hingga saat ini, belum diketahui apakah ada sudah ada tindakan lebih lanjut dari otoritas Singapura terhadap kasus ini.

Berikut video dan postingan lengkap peristiwa tersebut.

"Seorang perawat berbagi cobaan yang dialami keluarganya selama beberapa hari terakhir di akun Instagram-nya di mana tetangganya mengejek, melontarkan kata-kata kasar, menyemprotkan cairan desinfektan dan meneriaki keluarganya setiap kali mereka kembali ke rumah.

Pengguna Instagram "jibby4g" yang istrinya juga seorang pekerja layanan kesehatan, memposting video singkat memperlihatkan pertemuan mereka dan tetangga.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam videonya, perawat laki-laki itu menulis:

'Seperti ini pulang ke rumah sekarang. Ragu hal-hal ini akan berhenti selama kami bertetangga dan selama saya bekerja sebagai perawat.'

Perawat itu menceritakan bahwa mereka telah menjadi tetangga yang baik selama 5 tahun terakhir dan berkata:

'tiba-tiba setelah pandemi ini terjadi, mereka tahu bahwa kami adalah garis depan dan seperti ini lah perlakuan yang kita terima.'

Bahkan orang tua yang menjemput anak-anak mereka juga diduga di-bully secara verbal dan disemprot.

Menurut perawat laki-laki itu, ia telah membuat laporan di kantor polisi setelah larutan disinfektan yang disemprotkan tetangga mengenai wajah anak perempuan mereka.

Untungnya, cairannya tidak sampai ke mata.

Keluarga disarankan untuk mengajukan laporan hakim secara terpisah karena polisi tidak dapat mengambil tindakan apa pun tanpa perintah pengadilan.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas