Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pusat Taman Nasional Terpopuler di AS, Utah Mencoba 'New Normal' pada Pengunjung

Setelah ditutup karena pandemi Covid-19, National Park Service di Utah tengah menguji akses publik di seluruh negeri.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Daryono
zoom-in Pusat Taman Nasional Terpopuler di AS, Utah Mencoba 'New Normal' pada Pengunjung
Amazing Places on Our Planet Youtube
Canyonlands National Park 

TRIBUNNEWS.COM - Setelah ditutup karena pandemi Covid-19, National Park Service di Utah tengah menguji akses publik di seluruh negeri.

Badan yang menaungi seluruh taman nasional ini sedang mengetes pelayanan terbatas bagi para wisatawan.

"Saya merasa mereka melakukannya di sini karena jika mereka membuka semua layanan, saya pikir itu terlalu banyak."

"Terlalu banyak orang yang akan datang," kata Donna Sullivan dari Sedona, Arizona yang sedang mengunjungi Bryce Canyon pada Rabu (20/5/2020) lalu dikutip dari The Know Denver Post

Baca: Rudy Gobert Pebasket Utah Jazz Terjangkit Virus Corona, NBA Tunda Musim Reguler

Baca: Dua Warga AS Ditangkap, Diduga Turut Membantu Pelarian Mantan Chairman Nissan Motor Carlos Ghosn

Sebagai informasi, Utah adalah sebuah negara bagian di barat Amerika Serikat di wilayah pegunungan Rocky. 

Negara bagian ini punya kondisi yang berbatu dan kering namun memiliki pemandangan alami yang spektakular.

Utah merupakan destinasi turis yang populer di musim panas dan musim dingin dengan taman-taman nasional yang tersebar di sana.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, pusat pengunjung dan perkemahan sebagian besar masih tertutup di Bryce Canyon dan Capitol Reef.

bcr
Bryce Canyon National Park di Utah, AS (Amazing Places on Our Planet Youtube)

Jadi pengunjung hanya diizinkan ke sejumlah lokasi yang aman.

Sullivan melakukan kunjungan sehari untuk mendaki Rim Trail dan Bryce Amphitheatre, dua dari beberapa destinasi hiking yang saat ini terbuka di Bryce.

Dia menemukan banyak lokasi yang diterapkan jarak sosial di sini.

Namun Bryce menilai akan ada kerumunan yang lebih besar bila kabar dibukanya taman ini sudah disiarkan.

Terlebih iming-iming bebas biaya masuk akan menambah pengunjung di sini.

Direktur Layanan Taman David Vela mengatakan pengunjung taman nasional harus membiasakan diri pada 'new normal'.

"Anda mungkin memiliki fasilitas yang tidak akan tersedia, tetapi tapak (taman) akan tersedia. Jadi itu akan menjadi pengalaman pengunjung yang berbeda."

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas