Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Kembali Bekerja, Tukang Cukur di AS Tularkan Virus Corona ke 91 Orang

Pada saat itu, bisnis seperti tukang cukur dan salon rambut diizinkan beroperasi di negara bagian.

Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Kembali Bekerja, Tukang Cukur di AS Tularkan Virus Corona ke 91 Orang
Grid
Ilustrasi/Tukang cukur potong rambut. 

TRIBUNNEWS.COM, AS - Seorang penata rambut di Amerika Serikat (AS) terinfeksi virus corona.

"Dia lalu menularkan virus ke 91 orang," ujar pejabat kesehatan setempat pada Sabtu (23/5/2020).

Dia sudah bekerja selama 8 hari di bulan ini, setelah bisnis kembali dibuka.

Penata rambut itu bekerja pada 12 Mei hingga hari Rabu.

Pada saat itu, bisnis seperti tukang cukur dan salon rambut diizinkan beroperasi di negara bagian.

Kasus ini menyoroti ancaman penyebaran kembali virus di masyarakat AS, ketika bisnis kembali dibuka setelah beberapa minggu terakhir melakukan pembatasan sosial.

Direktur Departemen Kesehatan Springfield-Greene, Clay Goddard, mengatakan sebelumnya dalam kasus tersebut, 84 pelanggan yang terpapar virus dilayani oleh seorang penata rambut di salon Great Clips.

Berita Rekomendasi

Selain menginfeksi pelanggan, tujuh rekan kerja penata rambut itu juga diberitahu tentang infeksi tersebut.

Belum jelas kapan penata rambut itu dinyatakan positif Covid-19, tapi ia diyakini terinfeksi saat bepergian.

"Pekerja dan klien mereka mengenakan masker. Ke-84 klien yang berpotensi langsung terpapar (virus) akan diberitahu oleh Departemen Kesehatan dan akan ditawari pengujian, seperti halnya tujuh rekan kerja penata rambut (yang terinfeksi itu)," kata Departemen Kesehatan Springfield-Greene dalam sebuah pernyataan.

Pihak departemen kesehatan berharap masyarakat tetap menggunakan masker selama wabah ini, sehingga tidak ada penambahan kasus baru.

Goddard tidak merinci identitas atau kondisi si penata rambut, dia mengatakan para pejabat kesehatan telah menghubungi orang-orang yang terpapar virus.

Pelacakan kontak ini berlangsung mudah karena si penata rambut menyimpan catatan pelanggan dengan baik.

Pejabat kesehatan merinci semua tempat yang dikunjungi si penata rambut, termasuk Dairy Queen setempat, Walmart, dan apotek CVS.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas