Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mantan Wapres Joe Biden Temui Keluarga George Floyd, Mengobrol Hati ke Hati Lebih dari Satu Jam

Wakil Presiden ke-47 Amerika Serikat, Joe Biden menemui keluarga George Floyd. Sebut akan pidato di pemakaman pada Selasa (9/6/2020).

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Ifa Nabila
zoom-in Mantan Wapres Joe Biden Temui Keluarga George Floyd, Mengobrol Hati ke Hati Lebih dari Satu Jam
Twitter/@AttorneyCrump
Wakil Presiden ke-47 Amerika Serikat, Joe Biden menemui keluarga George Floyd di Houston, Texas, Amerika Serikat, Senin (8/6/2020). 

Dikutip Tribunnews.com dari nypost.com, Biden memilih bertemu keluarga George Floyd dalam pertemuan tertutup.

Bahkan Biden juga menolak untuk dikawal agen rahasia.

Hal ini ditujukan Biden agar kedatangannya tidak mengganggu acara pemakaman George Floyd.

Juru bicara Biden menyebut sang mantan wapres akan merekam video dirinya memberikan pesan saat pemakaman George Floyd.

Diketahui, rencana Biden pergi ke Houston merupakan pertama kalinya ia pergi keluar dari wilayah Delaware dan Plhiladelphia sejak lockdown pada Maret 2020 lalu.

Selama ini, Biden diwawancara berbagai pihak melalui media virtual.

Baca: Berkaca Pada Kasus George Floyd, Prancis Larang Polisi Lakukan Hal Ini saat Tangkap Orang

Baca: Demo Kasus Floyd di AS Menjalar ke Eropa, Massa Robohkan Patung Pedagang Budak

Wakil Presiden ke-47 Amerika Serikat, Joe Biden
Wakil Presiden ke-47 Amerika Serikat, Joe Biden (MATT ROURKE | AP via tampabay.com)

Diberitakan sebelumnya, Biden mengutuk demo antirasisme yang membela George Floyd yang berlangsung ricuh.

Rekomendasi Untuk Anda

Biden menyebut tindakan antirasisme itu mewujudkan wajah Amerika yang peduli terhadap sesama, namun ia menyayangkan aksi kekerasan hingga penjarahan yang terjadi.

Dikutip Tribunnews.com dari foxnews.com, Biden menyebut demo yang terjadi di berbagai daerah di AS itu menunjukkan Amerika sebagai bangsa yang mudah marah pada ketidakadilan.

"Setiap orang yang memiliki hati nurani mampu memahami parahnya trauma rasisme yang dialami orang-orang di negeri ini," ujar Biden, Sabtu (30/5/2020).

"Dari penghinaan sehari-hari hingga kekerasan yang ekstrem seperti pemunuhan George Floyd yang mengerikan," sambungnya.

Biden menegaskan dirinya juga antirasisme sehingga ia mendukung adanya aksi demo.

"Memprotes kebrutalan semacam itu adalah hal yang benar dan perlu dilakukan. Ini respons yang sangat menggambarkan wajah Amerika," tuturnya.

Meski demikian, politikus partai Demokrat ini tetap menyayangkan adanya aksi kekacauan para peserta demo hingga merusak fasilitas umum dan membahayakan sesama.

"Namun membakar pemukiman dan penghancuran yang sia-sia tidak bisa dibenarkan. Kekerasan yang membahayakan hidup tidak bisa dibenarkan. Kekerasan yang membuat masyarakat takut hingga menutup usaha mereka juga tidak bisa dibenarkan," tegasnya.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas