Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pangeran Saudi Meninggal Diduga karena Virus Corona

Pangeran Saudi Saud Bin Abdullah Bin Faisal Bin Abdulaziz Al Saud, dikabarkan meninggal dunia, diduga karena Covid-19, Kamis (4/6/2020) kemarin.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Pangeran Saudi Meninggal Diduga karena Virus Corona
Pixabay
ILUSTRASI Virus Corona - Pangeran Saudi Meninggal Diduga karena Virus Corona 

TRIBUNNEWS.COM - Pangeran Saudi Saud Bin Abdullah Bin Faisal Bin Abdulaziz Al Saud, dikabarkan meninggal dunia, diduga karena Covid-19, Kamis (4/6/2020) kemarin.

Kabar kematian Pengeran Saud diwartakan oleh Saudi Press Agency (SPA).

Menurut Middle East Monitor, dalam pemberitaan tersebut, tidak disebutkan tentang penyebab kematian Pangeran Saud.

Sebelumnya, The New York Time yang dikutip Middle East, melaporkan, sekira 150 pangeran telah tertular Covid-19.

Termasuk Gubernur Riyadh Faisal Bin Bandar Bin Abdulaziz.

Soal jumlah tersebut, Kepala Intelijen Saudi, Turki Al Faisal angkat bicara,

Baca: Arab Saudi Berlakukan Lockdown Lagi di Jeddah

Baca: Arab Saudi Belum Buka Akses Masuk, Kemenag Batalkan Pemberangkatan Jemaah Haji Indonesia

Turki mengatakan, jumlah sebenarnya kurang dari 20 pangeran yang terpapar Covid-19.

ILUSTRASI ARAB SAUDI - Pangeran Saudi Meninggal Diduga karena Virus Corona
ILUSTRASI ARAB SAUDI - Pangeran Saudi Meninggal Diduga karena Virus Corona (GLOBAL NEWS)
Rekomendasi Untuk Anda

Sumber Medis Mengungkapkan Anggota Keluarga Kerajaan Jalani Perawatan

Lebih jauh, satu hari setelah kematian pangeran Saudi, sumber medis angkat bicara.

Narasumber tersebut mengatakan, beberapa anggota keluarga kerajaan tengah menjalani perawatan di rumah sakit dan di vila pribadi mereka.

Kesehatan para keluarga kerajaan dilaporkan memburuk akibat penyebaran virus corona.

Secara terpisah, Saudi Leaks melaporkan, Dr Nezar Bahabri membenarkan, lebih dari 1.200 kasus infeksi virus corona dengan kondisi kritik, saat ini dirawat dengan ventilator.

"Situasi di Jeddah dan Riyadh sangat memprihatinkan," ungkap Bahabri dalam sebuah video pendek.

Kasus Virus Corona

Secara terpisah, menurut data terbaru di worldometers.info, total  kasus saat ini mencapai 7.201.136 dengan 408.782 kasus kematian dan 3.538.086 orang sembuh.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas