Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Rusuh di Amerika Serikat

1 dari 4 Polisi yang Didakwa atas Kematian George Floyd Dibebaskan, dengan Jaminan Rp 10,6 M

Mantan perwira polisi Minneapolis Thomas Lane, satu di antara empat polisi yang didakwa atas kematian George Floyd telah dibebaskan dari penjara.

1 dari 4 Polisi yang Didakwa atas Kematian George Floyd Dibebaskan, dengan Jaminan Rp 10,6 M
David McNew / AFP
Tujuh Petugas di LA Dikeluarkan dari Tugas Lapangan karena Penggunaan Kekuatan yang Berlebihan selama Protes 

TRIBUNNEWS.COM - Mantan perwira polisi Minneapolis Thomas Lane, satu di antara empat polisi yang didakwa atas kematian George Floyd telah dibebaskan dari penjara.

Catatan Kantor Sheriff menunjukkan, Thomas Lane bebas setelah dijamin dengan 750 ribu dolar AS (Rp 10,6 milyar).

Thomas Lane merupakan mantan perwira polisi yang dituduh membantu dan bersekongkol dalam pembunuhan tingkat dua.

Dikutip Tribunnews dari Al Jazeera, dia juga didakwa membantu dan bersekongkol dalam pembunuhan tingkat dua terkait kematian George Floyd.

George Floyd merupakan pria kulit hitam yang tewas setelah Derek Chauvin, menindih leher Floyd dengan lututnya sampai tak bernapas.

Baca: Bayar Jaminan 750.000 USD, Satu di Antara Eks Polisi yang Diduga Bunuh George Floyd Bebas

Baca: Adik Floyd Serukan Kongres AS untuk Loloskan RUU Reformasi Polisi

Dari kiri, Derek Chauvin, J Alexander Kueng, Thomas Lane, dan Tou Thao. Chauvin didakwa melakukan pembunuhan tingkat dua atas George Floyd, seorang pria kulit hitam yang meninggal setelah ditahan olehnya dan petugas kepolisian Minneapolis lainnya pada 25 Mei. Ada pun Kueng, Lane, dan Thao dituduh membantu dan bersekongkol dengan Chauvin.
Dari kiri, Derek Chauvin, J Alexander Kueng, Thomas Lane, dan Tou Thao. Chauvin didakwa melakukan pembunuhan tingkat dua atas George Floyd, seorang pria kulit hitam yang meninggal setelah ditahan olehnya dan petugas kepolisian Minneapolis lainnya pada 25 Mei. Ada pun Kueng, Lane, dan Thao dituduh membantu dan bersekongkol dengan Chauvin. (AP/Hennepin County Sheriffs Office via Kompas.com)

Dalam video yang tersebar di media sosial, Floyd merintih "Aku tidak bisa bernapas".

Tetapi, lutut Derek Chauvin tak beranjak dari leher Floyd.

Insiden itu pun berlangsung lebih dari delapan menit.

Baca: Menolak Perintah Terjunkan Tentara Redam Demo George Floyd, Menhan AS Terancam Dipecat

Sebagaimana diketahui, pembunuhan polisi terhadap George Floyd telah memicu protes anti-rasisme di seluruh dunia.

Sejumlah monumen yang berkaitan dengan kolonialisme dan perbudakan telah dirusak atau dihancurkan di Eropa dan AS.

Halaman
1234
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: bunga pradipta p
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas