Volltexte
Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Deutsche Welle

Sistem Pangan Rapuh, Dunia Hadapi Risiko Kelaparan di Tengah Wabah Corona

Jaringan sistem pangan global telah lama dinilai rapuh. Dua pertiga hasil panen dunia dihasilkan dari hanya sekitar 9 spesies tanaman.…

Tayang:
Baca & Ambil Poin

FAO mengatakan bahwa 13 juta orang di negara-negara seperti Ethiopia, Kenya, Somalia, Djibouti dan Eritrea telah kehabisan makanan sama sekali atau harus melewati seharian penuh tanpa makanan. Kehancuran telah membuat negara-negara ini lebih tergantung pada impor dan lebih rentan terhadap adanya gangguan pasokan karena kebijakan lockdown. "Beberapa petani menangis," kata Ara Nashera, seorang petani organik di dekat Gunung Kilimanjaro di Kenya.

Bahkan jika kelaparan ekstrem dapat dihindari, masih banyak orang yang hidup di ujung tanduk. Keadaan ini akan memaksa orang untuk menjual barang-barang mereka, mengurangi kualitas makanan dan berhenti menyekolahkan anak-anak hanya supaya bisa "menyediakan makanan di atas meja," kata Susanna Sandstrom, ekonom Program Pangan Dunia milik PBB.

"Akan ada orang yang terpaksa mengemis, dan melakukan hal-hal yang berisiko untuk memenuhi kebutuhan makan mereka."

ae/yp

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Deutsche Welle
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas