Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Rusuh di Amerika Serikat

Donald Trump Setuju Larangan Teknik Cekik Leher Chokehold

Trump mengatakan ia mendukung larangan chokehold, teknik yang sering dipakai polisi tersebut, namun dalam beberapa kasus mungkin diperlukan.

Donald Trump Setuju Larangan Teknik Cekik Leher Chokehold
Kolase Tribunnews/CBS
Derek Chauvin - Selain Dituntut Pasal Pembunuhan, Polisi yang Terlibat Tewasnya George Floyd Juga Dicerai Istrinya 

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - Teknik melumpuhkan dengan menekan lutut ke leher seseorang yang mengakibatkan kematian pria kulit hitam, George Floyd (46), menjadi sorotan.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan secara umum ia mendukung larangan chokehold, teknik yang sering dipakai polisi tersebut, namun dalam beberapa kasus mungkin diperlukan.

Namun serikat polisi di Prancis berunjuk rasa di beberapa kota menentang larangan teknik chokehold yang diberlakukan pemerintah demi menjawab aksi protes massa terhadap aksi brutal polisi.

Beberapa serikat polisi di Paris, Jumat, memarkirkan puluhan kendaraan di halaman Arc de Triomphe, sebelum lanjut berpawai ke depan Istana Kepresidenan, Champs Elysees.

Satu poster tertempel di kendaraan yang berisi tulisan, "Tanpa Polisi, Tidak Ada Perdamaian".

Donald Trump menyebut bisa saja pemerintah federal AS menerbitkan undang-undang yang melarang chokehold.

"Saya tidak suka chokehold," kata Presiden saat wawancara dengan Fox News yang disiarkan Jumat (12/6/2020) waktu setempat.

Oleh karena itu Trump menyebut teknik chokehold sebaiknya tidak dilakukan oleh polisi saat melakukan penindakan.

Namun, penggunaan teknik itu baru dapat dilakukan jika seorang polisi berada dalam situasi berbahaya.

"(Tapi) kadang-kadang, teknik mencekik leher perlu dilakukan jika Anda berada dalam situasi yang sulit seperti ketika sendirian dan sedang melawan seseorang," ujar Trump.

Baca: Besarnya Dampak Covid-19 Terhadap Industri Perfilman: Kru Film Memilih Bertani Hingga Bisnis Kuliner

Halaman
123
Penulis: Febby Mahendra
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas