Militer Korsel Tebar Ancaman, Korut akan Bayar Jika Tindakan Militernya Terus Meningkat
tindakan semacam itu akan menghancurkan semua hasil yang telah dicapai bersama selama lebih dari 20 tahun.
Tayang:
Penulis:
Fitri Wulandari
Editor:
Johnson Simanjuntak
AFP / Yonhap via Korea Herald
Peta Semenanjung Korea (kiri) dan kepulan asap dari ledakan kantor penghubung antar-Korea di Kaesong (kanan) - Adik Kim Jong Un, Kim Yo Jong, mengancam Korea Selatan. Pada Selasa (16/6/2020), Korea Utara meledakkan kantor penghubung antar-Korea di Kaesong.
Menurut kantor berita Korea Central News Agency (KCNA), sebelumnya, ledakan 'hebat' telah menghancurkan kantor penghubung bersama di zona industri pada pukul 05:50 waktu setempat.
Menanggapi langkah yang dilakukan secara tiba-tiba ini, Korsel menyampaikan kekecewaan yang besar atas ledakan unilateral Korut terhadap gedung kantor penghubung antar-Korea.
Korsel pun memperingatkan, jika Korut memperburuk situasi, maka mereka harus menanggung akibatnya.
Kompleks industri Kaesong merupakan zona ekonomi khusus di perbatasan antar-Korea yang dikelola bersama oleh Korut dan Korsel.
Ada 124 perusahaan Korsel yang dilaporkan beroperasi di kompleks Kaesong, dengan lebih dari 54.000 karyawan Korut.
Berita Populer