Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Duduk Perkara Konflik India-China, Ada Kaitannya dengan Sengketa Wilayah di Perbatasan

Duduk perkara konflik India-China, ada kaitannya dengan sengketa wilayah Aksai Chin di perbatasan. Bagaimana penjelasan dari para ahli?

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Duduk Perkara Konflik India-China, Ada Kaitannya dengan Sengketa Wilayah di Perbatasan
Mukhtar Khan/The Associated Press via Al Jazeera
Tentara India melakukan konvoi di jalanan Srinagar- Ladakh di Gagangeer, timur laut Srinagar, India - Duduk perkara konflik India-China, ada kaitannya dengan sengketa wilayah Aksai Chin di perbatasan. Bagaimana penjelasan dari para ahli? 

Jacob menambahkan, hal itu adalah elemen penting dari rencana Presiden Xi Jinping untuk perdagangan dan pembangunan.

Tahun lalu, India menyelesaikan jalan baru yang sangat dekat dengan LAC.

Tujuan dari pembuatan jalan itu adalah untuk mendukung pasukan di sepanjang perbatasan, yang memungkinkan mereka mendapat suplai melalui jalan darat dari Daulat Beg Oldi.

Ini akan sangat membantu jika India ingin lebih memperkuat posisinya atau membangun instalasai militer di perbatasan.

"Beberapa tanda menunjukkan kemajuan China baru-baru ini sebagai respons terjadap jalan baru, yang mereka anggap sebagai perubahan status quo di LAC," beber Aidan Milliff, ahli kekerasan politik dan Asia Selatan di Massachusetts Institute of Technology.

Baca: India dan China di Ambang Perang, Negara Mana yang Terkuat Militernya?

Baca: Baku Hantam di Wilayah Sengketa, 20 Serdadu India Tewas Bentrok Dengan Militer Cina

"Status quo sebenarnya dapat ditoleransi untuk kedua negara - atau setidaknya, ketidaksukaan mereka terhadap status quo tidak begitu banyak, sehingga mereka akan membayar biaya untuk memperbaikinya," tuturnya.

"Masih belum jelas bagi saya, sebagai prinsip umum, apakah perselisihan ini dimulai dengan provokasi yang diperhitungkan secara hati-hati atau sebagai salah langkah dan kesalahpahaman," pungkas Milliff.

Rekomendasi Untuk Anda

(Tribunnews.com/Pravitri Retno W)

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas