Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

6 Tim Kampanye Donald Trump Positif Terinfeksi Covid-19

"Prosedur karantina" segera dilaksanakan dan tidak ada anggota staf lain yang dinyatakan positif menghadiri acara tersebut.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in 6 Tim Kampanye Donald Trump Positif Terinfeksi Covid-19
Mandel NGAN / AFP
(Ilustrasi Amerika Serikat Minta Tanggung Jawab China) Presiden AS Donald Trump berbicara selama pengarahan harian tentang virus corona baru, COVID-19, di Taman Mawar Gedung Putih pada 15 April 2020, di Washington, DC. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - Enam anggota tim kampanye Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump positif terinfeksi virus corona (Covid-19), pada Sabtu (20/6/2020) waktu setempat.

Demikian disampaikan Direktur Komunikasi Kampanye Trump, seperti dilansir AP, Minggu (21/6/2020).

Murtaugh, mengatakan "prosedur karantina" segera dilaksanakan dan tidak ada anggota staf lain yang dinyatakan positif menghadiri acara tersebut.

Dia mengatakan tidak ada seorang pun yang sempat berhubungan dekat dengan enam staf tersebut akan hadir dalam acara kampanye Trump di Tulsa.

Baca: Mendadak Bagikan Unggahan Soal Pasangan Egois, Nora Alexandra: Amit-amit Dapat Suami Begini

Baca: Belajar dari Serangan Covid-19 di Kota Beijing, Tak Ada Tempat yang Benar-benar Steril dari Virus

Murtaugh mengatakan anggota tim kampanye dinyatakan positif setelah dilakukan tes Covid-19, sebagai bagian dari protokol kesehatan dalam kampanye.

Panitia kampanye mengatakan setiap orang yang menghadiri acara tersebut akan dilakukan pemeriksaan suhu subuh sebelum melewati pemeriksaan keamanan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Mereka juga akan diberikan masker untuk dipakai, jika mereka ingin, dan hand sanitizer di 19.000-kursi BOK Center," demikian pernyataan panitia kampanye Trump.

Tulsa menjadi kota yang mengalami peningkatan signifikan kasus Covid-19 dalam seminggu terakhir.

Direktur departemen kesehatan setempat meminta agar kampanye Trump ditunda. (AP)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas