Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

China Laporkan 12 Kasus Baru Covid-19, Ada 7 di Beijing

Gelombang kasus baru di Bejing dikaitkan dengan pusat makanan dan sayuran, di pasar Xinfadi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in China Laporkan 12 Kasus Baru Covid-19, Ada 7 di Beijing
Pixabay/Tumisu
Ilustrasi virus corona. Studi dari Harvard Medical School menyatakan virus corona jenis baru (SARS-CoV-2) kemungkinan sudah ada dan menyebar di China sejak Agustus 2019. 

TRIBUNNEWS.COM, SHANGHAI - China melaporkan 12 kasus baru infeksi virus corona sepanjang Selasa (23/6/2020).

Demikian Komisi Kesehatan Nasional China melaporkan pada Rabu (24/6/2020).

Angka ini turun dari 22 kasus pada selama hari sebelumnya.

Tujuh dari total kasus baru berada di ibukota Beijing, turun dari sembilan pada hari sebelumnya.

Gelombang kasus baru di Bejing dikaitkan dengan pusat makanan dan sayuran, di pasar Xinfadi.

Sejauh ini sudah lebih dari 250 orang yang terinfeksi Covid-19 sejak 11 Juni, terkait klaster pasar Xinfadi.

China juga melaporkan tiga kasus impor baru, turun dari sembilan pada hari sebelumnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu ada tiga kasus asimtomatik baru, turun dari tujuh pada hari sebelumnya.

Kota Beijing yang berpenduduk lebih dari 20 juta orang itu melaporkan kasus pertama dalam gelombang terbaru pada 11 Juni lalu.

Gelombang kedua itu telah dikaitkan dengan pusat makanan dan sayuran, di pasar Xinfadi.

Tidak ada kematian baru dilaporkan di daratan China pada 20 Juni.

Beijing Lakukan Tes Covid-19 Terhadap 1 Juta Orang Setiap Hari

Otoritas Beijing, China mampu melakukan tes virus corona (Covid-19) terhadap hampir 1.000.000 orang per harinya, setelah terjadi lonjakan kasus dari klaster baru di pusat makanan dan sayuran, pasar Xinfadi.

Beijing telah memperluas tes Covid-19 di kota berpenduduk 20 juta jiwa, sejak sekelompok orang terinfeksi lebih dari seminggu yang lalu.

Kini wabah Covid-19 di Beijing telah melampaui angka puncak sebelumnya pada awal Februari lalu, tatkala virus ini pertama muncul di kota Wuhan, pada Desember lalu.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas