Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ayah dan Anak di India Tewas Diduga Disiksa Polisi, Sempat Alami Kekerasan Seksual

Ayah dan Anak di India Disiksa dan Alami Kekerasan Seksual hingga Tewas karena Langgar Jam Malam

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: bunga pradipta p
zoom-in Ayah dan Anak di India Tewas Diduga Disiksa Polisi, Sempat Alami Kekerasan Seksual
India Today
Ayah dan Anak di India Disiksa dan Alami Kekerasan Seksual hingga Tewas karena Langgar Jam Malam 

TRIBUNNEWS.COM - Ayah dan anak di India diduga disiksa di kantor polisi, disebut karena langgar jam malam saat lockdown.

Tak hanya disiksa, keduanya juga alami kekerasan seksual hingga berujung maut.

Dilansir India Today, kejadian terjadi di Tamil Nadu, distrik Tuticorin, India.

Jayaraj (59) dan anaknya Fenix (31) awalnya dibawa kantor kepolisian Sathankulam untuk diinterogasi.

Jayaraj dan Fenix diduga melanggar aturan jam malam saat lockdown karena mereka masih membuka toko aksesories HP-nya pada tanggal 19 Juni.

Baca: Siya Kakkar Artis TikTok India Meninggal Diduga Bunuh Diri, Postingan Terakhir Ramai Komentar

Baca: Nekat Gelar Pesta Pernikahan, Pengantin Pria di India Meninggal, 30 Tamu Positif Covid-19

Rekomendasi Untuk Anda

Saat berada dalam tahanan polisi, ayah dan anak itu diduga disiksa dan disodomi hingga tewas.

Fenix meninggal dunia di RS Kovilpatti pada 22 Juni.

Sedangkan ayahnya meninggal pada 23 Juni pagi.

Ayah dan Anak di India Disiksa dan Alami Kekerasan Seksual hingga Tewas karena Langgar Jam Malam
Ayah dan Anak di India Disiksa dan Alami Kekerasan Seksual hingga Tewas karena Langgar Jam Malam (India Today)

Ayah dan Anak Itu Diduga Alami Kekerasan Seksual

Portal berita The Federal melaporkan Jayaraj dan Fenix diduga disodomi saat berada di kantor polisi.

Berdasarkan keterangan dari teman keluarga, The Federal melaporkan ketika ayah anak itu dibebaskan dari penjara, mereka melihat bagian dubur ayah anak itu mengalami pendarahan.

"Antara jam pagi hingga 12 siang pada 20 Juni, ayah dan anak itu masing-masing telah ganti sarung setidaknya tujuh kali karena basah akibat darah mengalir dari dubur mereka," kata Federal mengutip pernyataan seorang teman Fenix.

Teman Fenix itu juga mengatakan bahwa ayah-anak itu keluar dari penjara dalam keadaan berantakan dengan pakaian yang sobek dan berlumuran darah.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas