Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

corona

Vaksin Covid-19 Eksperimental AstraZeneca Kandidat Terdepan Dunia dan Paling Maju Pengembangannya

Dia meminta para pembuat obat untuk mempertimbangkan untuk berkolaborasi dalam uji coba vaksin COVID-19

Vaksin Covid-19 Eksperimental AstraZeneca Kandidat Terdepan Dunia dan Paling Maju Pengembangannya
UNIVERSITAS OXFORD
Profesor Sarah Gilbert adalah seorang peneliti di bidang vaksinologi di Jenner Institute di Universitas Oxford Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul WHO Ungkap Kandidat Utama Vaksin Covid-19, https://jogja.tribunnews.com/2020/06/28/who-ungkap-kandidat-utama-vaksin-covid-19?page=all. Penulis: Joko Widiyarso Editor: Joko Widiyarso 

Laporan Wartawan Tribun Jogja Joko Widiyarso


TRIBUNNEWS.COM,  GENEVA 
- Kepala ilmuwan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Jumat, menyebutkan vaksin Covid-19 eksperimental AstraZeneca (AZN.L) menjadi kandidat terdepan dunia dan paling maju dalam hal pengembangan.

Produsen obat asal Inggris ini telah memulai uji coba vaksin manusia tahap-besar dalam skala besar, yang dikembangkan oleh para peneliti di University of Oxford.

Minggu ini, AstraZeneca menandatangani kesepakatan pasokan dan manufaktur ke-10.

"Tentu saja dalam hal seberapa maju mereka, tahap di mana mereka berada, mereka saya pikir mungkin kandidat utama," kepala ilmuwan WHO Soumya Swaminathan mengatakan pada konferensi pers dikutip Reuters.

"Jadi mungkin saja mereka akan mendapatkan hasil yang cukup awal."

Baca: Fakta Baru Anjing Dianiaya Sampai Mati di Bali, Pelaku Terancam 9 Bulan Penjara

Baca: Ombudsman Ungkap Ada 397 Komisaris BUMN Rangkap Jabatan pada Tahun 2019

Swaminathan mengatakan kandidat lain vaksin COVID-19 Moderna (MRNA.O) tidak tertinggal AstraZeneca, di antara lebih dari 200 kandidat, 15 di antaranya telah memasuki uji klinis.

"Kami tahu bahwa vaksin Moderna juga akan masuk ke uji klinis fase tiga, mungkin mulai pertengahan Juli, dan agar calon vaksin tidak jauh di belakang," katanya.

"Tapi saya pikir AstraZeneca tentu memiliki cakupan yang lebih global saat ini dalam hal di mana mereka melakukan dan merencanakan uji coba vaksin mereka."

WHO sedang dalam pembicaraan dengan beberapa produsen China, termasuk Sinovac (SVA.O), tentang vaksin potensial, serta dengan para peneliti India, kata Swaminathan.

Halaman
123
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas