Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Dubes RI di Abuja Jajaki Kerja Sama Militer dengan Menteri Pertahanan Nigeria

Bashir menyambut dengan antusias peluang terkait kerjasama bidang militer dan pertahanan untuk memperkuat hubungan bilateral kedua negara

Dubes RI di Abuja Jajaki Kerja Sama Militer dengan Menteri Pertahanan Nigeria
Istimewa
Atase Pertahanan (Athan) RI Kolonel Arh Bangun Manahan Tanjung mendampingi Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI di Abuja Marsda TNI (Purn) Usra Hendra Harahap melaksanakan kunjungan kehormatan (Courtessy Call) dan pertemuan dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Federal Nigeria Mayor Jenderal (Purn) Bashir Salihi Magashi, MNI CFR CON, di Kementerian Pertahanan Nigeria 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Atase Pertahanan (Athan) RI Kolonel Arh Bangun Manahan Tanjung mendampingi Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI di Abuja Marsda TNI (Purn) Usra Hendra Harahap melaksanakan kunjungan kehormatan (Courtessy Call) dan pertemuan dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Federal Nigeria Mayor Jenderal (Purn) Bashir Salihi Magashi, MNI CFR CON, di Kementerian Pertahanan Nigeria.

Bangun yang mendampingi Usra mengatakan, tujuan pertemuan tersebut adalah untuk memperkuat diplomasi dan hubungan kerja sama militer pertahanan antara kedua negara.

Baca: Ekspor Perdana Produk AC ke Nigeria, Kemenperin: Industri Elektronik Jebol Pasar Nontradisional

Selain itu Bangun mengatakan pertemuan tersebut juga bertujuan untuk memperkenalkan diri

"Selanjutnya Dubes RI juga menyampaikan peluang terkait penjajakan kerjasama militer dan pertahanan antara Indonesia dan Nigeria khusunya di bidang latihan dan pendidikan militer serta kerjasama dalam pengembangan industri pertahanan," kata Bangun dalam keterangan resmi Puspen TNI pada Senin (6/7/2020).

Bangun mengatakan Bashir menyambut dengan antusias peluang terkait kerjasama bidang militer dan pertahanan untuk memperkuat hubungan bilateral kedua negara yang sudah terjalin sangat baik selama ini. 

Bangun menjelaskan hubungan diplomatik antara Indonesia dan Nigeria dibuka pada tahun 1965 dan sejak saat itu Indonesia mempunyai Kedubes di Lagos (namun sejak tahun 2008 pindah ke Abuja).

Sedangkan Kedubes Nigeria di Jakarta baru dibuka pada tahun 1976.

Ia mengatakan hubungan kedua negara hingga saat ini berjalan dengan baik dan terus meningkat.

Bangun mengatakan kedua negara selalu saling memberikan dukungan secara resiprokal atas kepentingan nasional masing-masing negara.

Menurutnya Nigeria juga merupakan salah satu negara yang senantiasa memberikan dukungan terhadap kesatuan dan integritas wilayah Indonesia.

"Hal ini didasarkan atas kenyataan bahwa kedua negara sama-sama merupakan anggota GNB, OKI, kelompok 77, G–15, D–8, OPEC, PBB, anti-apartheid, anti-kolonialisme atau imperialisme dan sama-sama berusaha mewujudkan Tatanan Informasi Dunia Baru," kata Bangun.

Dalam pertemuan tersebut, Usra menyampaikan terima kasih kepada Bashir atas kesediaannya menerima kunjungan kehormatan dari pihak Kedubes RI.

Baca: 11 WNA Nigeria yang Keroyok Polisi Ternyata Tak Memiliki Izin Tinggal di Indonesia

Pertemuan tersebut dihadiri juga oleh Sekretaris Jenderal Kemhan Nigeria Mr Sabiu Zakari, Direktur Joint Services Department Mrs Olu Mustapha, Principal General Staff Officer to the Minister, Brigjen Awwal Faggae, Pelaksana Fungsi Politik KBRI Abuja Tri Surya dan Pelaksana Fungsi Ekonomi KBRI Abuja Darius Erlangga.

Pertemuan tersebut ditutup dengan pertukaran cindera mata antara kedua belah pihak serta acara foto bersama. 

Ikuti kami di
Penulis: Gita Irawan
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas