Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

WHO Bentuk Panel Independen untuk Tinjau Penanganan Pandemi Covid-19

WHO mengatakan akan mendirikan sebuah panel independen untuk meninjau penanganan pandemi Covid-19 dan respon oleh pemerintah.

WHO Bentuk Panel Independen untuk Tinjau Penanganan Pandemi Covid-19
World Health Organization (WHO)
Lambang World Health Organization (WHO). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan akan mendirikan sebuah panel independen untuk meninjau penanganan pandemi Covid-19 dan respon oleh pemerintah.

Pengumuman ini menyusul kritik kuat oleh Presiden AS Donald Trump, yang menuduh WHO menjadi "China-sentris", dan pemberitahuan formal akan menarik diri dari badan PBB itu dalam waktu satu tahun.

"Mantan Perdana Menteri Selandia Baru Helen Clark dan mantan Presiden Liberia Ellen Johnson Sirleaf telah sepakat untuk mengepalai panel dan memilih anggotanya," ujar Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menceritakan pertemuan virtual dengan perwakilan dari 194 negara anggota, seperti dilansir Reuters, Kamis (9/7/2020).

Baca: Bukan Droplet, WHO Akhirnya Akui Corona Bisa Menular Lewat Udara! Virus Bisa Bertahan 8 Jam di Udara

Tedros menambahkan panel akan memberikan laporan sementara untuk pertemuan tahunan Menteri Kesehatan yang akan berkumpul kembali pada bulan November 2020.

Clark, yang memimpin pertemuan tersebut, mengatakan bahwa penugasan itu "hanya dapat digambarkan sebagai tantangan yang sangat menantang."

Baca: AS Resmi Keluar WHO Juli 2021, Joe Biden: Janji Kembali di Hari Pertama Menjabat Presiden

Sejauh ini lebih dari 12 juta orang telah dilaporkan terinfeksi virus corona secara global dan 548.429 orang telah meninggal, menurut penghitungan Reuters. 

PBB: Amerika Serikat Keluar WHO Pada 6 Juli 2021

Amerika Serikat sudah menyampaikan rencana akan keluar dari keanggotaan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 6 Juli 2021 mendatang.

Demikian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengumumkannya seperti dilansir Reuters, Rabu (8/7/2020).

Halaman
123
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas