Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun

Sopir Bus Ini Meninggal Setelah Dipukuli Penumpang yang Tak Terima Diingatkan Pakai Masker

Seorang sopir bus di Prancis bernama Philippe Monguillot, meninggal dunia setelah dihajar oleh penumpangnya yang menolak memakai masker.

Penulis: Inza Maliana
Editor: Malvyandie Haryadi
zoom-in Sopir Bus Ini Meninggal Setelah Dipukuli Penumpang yang Tak Terima Diingatkan Pakai Masker
Sky News
Seorang sopir bus di Prancis bernama Philippe Monguillot, meninggal dunia setelah dihajar oleh penumpangnya yang menolak memakai masker. 

Pada hari Rabu kemarin, ratusan orang yang dipimpin oleh istrinya, Veronique, berbaris melalui Bayonne menuntut keadilan.

Lalu lintas terhenti ketika istri Philippe menggenggam foto mereka bersama-sama.

Ratusan orang yang dipimpin oleh istrinya, Veronique, berbaris melalui Bayonne menuntut keadilan.
Pada Rabu kemarin, ratusan orang yang dipimpin oleh istrinya, Veronique, berbaris melalui Bayonne menuntut keadilan.

Baca: PM Johnson & Presiden Macron Sepakat, Pendatang dari Prancis ke Inggris Tak Perlu Dikarantina

Presiden Prancis Emmanuel Macron bahkan telah mengirim Menteri Dalam Negeri Gerald Darmanin untuk menemui keluarga korban.

Pasalnya, sang istri mengatakan kepadanya bahwa dia dan ketiga putrinya telah hancur oleh kematian ayah mereka.

Dia menyerukan agar hukum benar-benar adil bagi para pembunuh suaminya.

"Kita harus berjuang bersama agar ini tidak pernah terjadi lagi. Ini biadab, tidak normal."

Presiden Prancis Emmanuel Macron ikut serta dalam konferensi bersama Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus di Istana Elysee, Paris, Rabu (8/4/2020).
Presiden Prancis Emmanuel Macron ikut serta dalam konferensi bersama Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus di Istana Elysee, Paris, Rabu (8/4/2020). (AFP/Ludovic MARIN/POOL)

Baca: Pemerintah Prancis Desak Airbus Selamatkan Pekerjaan Sebanyak Mungkin Di Tengah Krisis Industri

"Kita harus menghentikan pembantaian ini," tutur istrinya kala berdemo.

Berita Rekomendasi

Darmanin dalam sebuah pertemuan, membahas mengenai peristiwa tersebut.

Ia membela Philippe dengan mengatakan sang sopir padahal hanya melakukan pekerjaannya.

"Dia meninggalkan rumahnya di pagi hari dan tidak kembali, meninggalkan seorang janda dan tiga gadis yatim."

"Itu adalah tindakan yang benar-benar menjijikkan," pungkasnya.

(Tribunnews.com/Maliana)

Sumber: TribunSolo.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas