Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Palestina Ancam Google dan Apple Setelah Wilayahnya Dihapus

Palestina geram dengan Google dan Apple setelah wilayahnya dihapus dari peta, tuduh dua perusahaan ini berpihak pada Israel.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Ika Nur Cahyani
zoom-in Palestina Ancam Google dan Apple Setelah Wilayahnya Dihapus
Maps ApplexGoogle via Independent
Palestina geram dengan Google dan Apple setelah wilayahnya dihapus dari peta, tuduh dua perusahaan ini berpihak pada Israel. 

TRIBUNNEWS.COM - Palestina geram dengan Google dan Apple setelah wilayahnya dihapus dari peta.

Palestina menuduh dua raksasa teknologi dunia ini berpihak pada Israel.

Kantor Berita Resmi Palestina (WFA) mengabarkan publik Palestina meluncurkan tagar #FreePalestine di Twitter pascapenghapusan wilayah di peta online itu.

Dikutip dari Gulf News, Menteri Luar Negeri dan Imigran Palestina, Riyad Al Maliki, mengaku telah mengirim pesan kepada kedua perusahaan itu. 

Baca: Pemimpin Hamas, Khaled Mashal: Malaysia Tegas dalam Konflik Palestina-Israel di Kancah Internasional

Baca: Warganet Tuding Google Sengaja Hilangkan Peta Wilayah Palestina, Alasannya?

Apple dan Google Dituduh Hapus Palestina dari Peta Online
Apple dan Google Dituduh Hapus Palestina dari Peta Online (Maps ApplexGoogle via Independent)

Dia memprotes penghapusan wilayah Palestina di dalam peta dan menuduh keduanya ditekan Israel.

Menurut pantauan Tribunnews, hingga Senin (20/7/2020), tidak ada wilayah Palestina dalam Google Maps.

Ketika mengetikkan kata kunci 'Palestine' muncul keterangan negara Palestina namun tidak terlihat wilayahnya dalam peta.

Rekomendasi Untuk Anda

Hanya terlihat tulisan wilayah Jalur Gaza.

Lebih lanjut, Al Maliki menilai penghapusan wilayah Palestina di dalam peta merupakan pelanggaran hukum internasional.

Dia mengancam akan menuntut Apple dan Google ke ranah hukum bila terus berlanjut.

Bahkan Al Maliki mengaku Palestina sedang menyiapkan pengajuan kasus penghapusan itu ke ranah internasional.

Menurutnya, bukan hal sulit mengadili para pejabat di kedua perusahaan teknologi itu.

Palestina Berencana Cari Search Engine Selain Google

Menteri Komunikasi dan Teknologi Informasi Palestina, Isaac Sidr, berencana mencari mesin pencarian alternatif untuk menggantikan Google, seperti yang ada di Rusia dan China.

Sidr menilai tindakan Apple dan Google itu membuat bias wilayah pendudukan Israel.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas