Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Muncul Aliran Baru Sekte Seks di Italia, Para Gadis Wajib Telanjang Dada dan Pakai Rok Mini

Polisi menerangkan, organisasi itu didirikan 30 tahun lalu dan masih aktif saat penggerebekan dilakukan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Muncul Aliran Baru Sekte Seks di Italia, Para Gadis Wajib Telanjang Dada dan Pakai Rok Mini
NOVARA POLICE HEADQUARTERS via DAILY MAIL
Sebuah ritual di sekte seks Italia mengharuskan para gadis menari dengan bertelanjang dada dan mengenakan rok mini. Sekte ini dipimpin oleh kakek 77 tahun yang dijuluki The Doctor. 

Sekte seks ini, mengharuskan para gadis menari dengan bertelanjang dada dan mengenakan rok mini.

TRIBUNNEWS.COM, ITALIA - Sebuah sekte seks yang dipimpin seorang kakek berusia 77 tahun menghebohkan dunia.

Lantas apa hubungannya dengan pebalap MotoGP Valentino Rossi?

Rupanya pemimpin sekte ini mendapat julukan The Doctor, serupa 'gelar' pebalap MotoGP Valentino Rossi.

Kebetulan basis sekte ini dan tempat kelahiran Valentino Rossi juga sama yakni Italia.

Yang pasti Rossi tak berkait dengan sang pemimpin sekte seks tersebut.

Baca: Pesta Seks di Kalangan Pelajar SMP, Mengapa Terjadi?

Dikutip dari Kompas.com, sekte seks ini berada di utara Italia. Tepatnya di kota Novara, dekat Milan.

Rekomendasi Untuk Anda

Polisi telah mengungkap keberadaan sekte seks ini pada Minggu (19/7/2020).

Para perempuan yang mengikuti sekte ini dicuci otaknya.

Sekte tersebut diduga telah melakukan perbudakan dan pelecehan seksual, dan para korbannya termasuk gadis-gadis belia.

Daily Mail pada Selasa (21/7/2020) memberitakan, polisi belum mengungkap identitas pemimpin sekte, tapi dia diketahui menggaet para pengikut di serangkaian tempat bisnis.

Contohnya seperti di sekolah dansa, pembuatan minuman herbal, toko kerajinan, dan sebuah penerbit.

Sasarannya adalah wanita-wanita rentan, beberapa ada yang kaya, dan kemudian akan diindoktrinasi.

Polisi menerangkan, bagian dari pencucian otak itu antara lain berupa "kekerasan dan segala jenis pelecehan".

Para pihak berwenang juga menerangkan, struktur sekte itu seperti piramida.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas