Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Begini Strategi Kim Jong Un Tangani Pandemi Covid-19 di Korea Utara

Pemerintah mengklaim bahwa virus corona ini dibawa oleh seseorang baru saja kembali dari Korea Selatan.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Begini Strategi Kim Jong Un Tangani Pandemi Covid-19 di Korea Utara
AFP PHOTO/KCNA VIA KNS
Foto Kim Jong Un tersenyum ini dipotret pada (7/6/2020) dan dirilis oleh media ofisial Korea Utara Korean Central News Agency (KCNA) pada (8/6/2020). Pemimpin Korea Utara ini mengancam warganya yang menyukai budaya K-Pop dari negara musuh bebuyutannya, Korea Selatan. 

TRIBUNNEWS.COM, PYONGYANG - Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, hari ini, Kamis (6/8/2020), mengadakan pertemuan dewan kebijakan eksekutif Partai Pekerja dan memerintahkan agar bantuan khusus segera dikirimkan ke kota Kaesong.

Melansir Yonhap, saat ini kota Kaesong sedang berada dalam status lockdown menyusul terdeteksinya kasus infeksi virus corona.

Pekan lalu, Korea Utara mengumumkan keadaan darurat dan mengatakan bahwa mereka akan memberlakukan sistem lockdown di Kaesong.

Pemerintah mengklaim bahwa virus corona ini dibawa oleh seseorang baru saja kembali dari Korea Selatan.

Pertemuan hari ini membahas dengan detail mengenai keadaan kota Kaesong yang sepenuhnya terisolasi dan ada dalam keadaan darurat.

Baca: Ekonomi Korea Utara Malah Tumbuh Positif Saat Banyak Negara di Dunia Mengalami Resesi

Kemudian diputuskan bahwa Komite Pusat akan segera mengirimkan pasokan makanan serta bantuan dana ke kota tersebut.

Korea Utara juga memutuskan untuk membentuk departemen baru di dalam Komite Pusat Partai yang nantinya akan bertugas untuk membahas cara-cara yang bisa meningkatkan sistem koordinasi para anggotanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Langkah pencegahan Covid-19 yang diambil Kim Jong Un

Segera setelah kasus Covid-19 teridentifikasi, Korea Utara langsung melakukan sejumlah langkah pencegahan terhadap penyebaran virus corona.

Salah satunya adalah memberlakukan lockdown di kota Kaesong sejak akhir bulan lalu.

Tindakan karantina yang ketat dan penyaringan distrik juga sedang berlangsung. Kantor berita KCNA melaporkan, sejumlah test kit, pakaian pelindung, dan peralatan medis dengan cepat dipasok.

Langkah itu diambil setelah pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengumumkan keadaan darurat pada Minggu (26/7/2020) setelah seseorang yang dicurigai terinfeksi virus corona kembali dari Korea Selatan.

Korea Utara telah melaporkan pengujian 1.211 orang untuk virus tersebut pada 16 Juli dengan semua hasil negatifnya kembali,

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke Reuters.

Laporan itu juga disebutkan bahwa 696 warga negara Korea Utara berada di bawah karantina.

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas